Alasan Hokky Caraka Mau Jadi Pemain Sepak Bola, Awalnya Hanya karena Hal Sepele

Hokky Caraka mulai dikenal publik ketika membela Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022. Saat itu, Tim Garuda Muda menang 7-0 atas Brunei Darussalam (4/7/2022).

Empat dari tujuh gol Timnas Indonesia U-19 disarangkan Hokky. Tidak hanya itu, pemain berusia 18 tahun tersebut juga tampil apik di Kualifikasi Piala Asia U-20 2022.

Saat itu, dia jadi aktor kemenangan Timnas Indonesia U-20 dengan mencetak hat-trick ke gawang Timor Leste (14/9/2022).

Pemain bernama lengkap Hokky Caraka Bintang Briliant itu merupakan pesepakbola asal Gunungkidul, Yogyakarta. Hokky Caraka merintis karier sepak bola sejak kelas 3 SD. Prestasi Hokky mulai menanjak ketika duduk di bangku SMP.

Hokky Caraka menimba ilmu sepak bola di SSB Handayani, Wonosari, Gunungkidul. Dia sempat bergabung dengan SSB Persopi, Piyungan, Bantul.

Kemampuan Hokky makin terasah ketika berseragam PSS Sleman. Pemain bernomor punggung 45 di PSS itu menceritakan awal mula ingin menjadi pesepak bola.

“Awalnya saat sekolah saya mempunyai teman yang memang jago bermain sepak bola, namanya Bintang. Dia sering tidak masuk sekolah karena izin mengikuti turnamen. Karena hal tersebut, timbul keinginan menjadi pemain sepak bola,” ujar Hokky

“Saya melihat teman saya tersebut sering izin tidak masuk sekolah, oleh karena itu saya juga ingin seperti dia. Dulu saya inginnya bermain sepak bola terus. Tapi itu jangan dicontoh ya,” sambungnya di PSS Podcast yang berjudul ‘Hokky Caraka Bintang: Muda dan Berbahaya!’

Pemain yang saat ini sedang menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-20 di Spanyol itu, menceritakan pengalamannya ketika bergabung dengan SSB Handayani.

“Setelah itu, saya bergabung dengan SSB Handayani di Gunungkidul. Saya sering mengikuti turnamen sepak bola yang pada akhirnya sering izin tidak masuk sekolah. Apalagi bermain sepak bola sembari liburan, 100 persen full senyum,” kenangnya sembari tertawa.

Menginjak bangku SMP, Hokky Caraka mulai serius menekuni karier sebagai pemain sepak bola.

“Ketika sudah masuk SMP, saya mulai seriusin sepak bola. Kemudian kelas tiga SMP saya hijrah ke SSB di Bantul (Persopi). Setahun setelahnya ikut turnamen Piala Soeratin U-17 di Sleman membela Protaba Bantul,” tuturnya.

Selepas tampil di turnamen Piala Soeratin U-17, Hokky Caraka lantas mendapat tawaran bergabung dengan PSS Sleman. Tak berpikir panjang, dia pun menerima tawaran tersebut.

“Saya dipanggil direktur PSS Development Center saat itu, coach Guntur Cahyo Utomo untuk ikut akademi PSS,” ungkapnya.

“Rentang waktu enam bulan di PSS Development, PSS dapat undangan seleksi Garuda Select di Bogor, pada akhirnya syukur Alhamdulillah lolos semua tahap seleksi,” kata Hokky.

Penyerang kelahiran 21 Agustus 2004 itu pernah menimba ilmu di Benua Biru pada 2020 sampai 2021. Dia tergabung bersama Tim Garuda Select jilid 3 dan 4.

Bakat Hokky Caraka awalnya diendus tim pencari bakat Garuda Select asuhan legenda Chelsea, Dennis Wise. Selama mengikuti program Garuda Select jilid 4 di Inggris Hokky tampil gacor dengan mengemas 14 gol.

Padahal awalnya dia berposisi sebagai bek. Hokky Caraka membuktikan bahwa pilihan pelatih asal Inggris tersebut tidak salah. (Ana Dewi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.