Akibat Tragedi Kanjuruhan, Perjuangan Arema FC Dapatkan Club Licensing Lebih Berat

Perjuangan Arema FC untuk mendapatkan club licensing pada musim ini diprediksi bakal kian berat. Hal tersebut tak lepas dari Tragedi Kanjuruhan yang terjadi dalam perjalanan klub berlogo singa mengepal ini.

Manajer Club Licensing Arema FC, Fuad Ardiansyah mengaku ada sejumlah hal yang harus dipenuhi oleh klubnya untuk lolos dalam proses Club Licensing 2023. Salah satunya, sambung Fuad, adalah soal infrastruktur.

“Di antara lima aspek yang menjadi syarat wajib tersebut kini mungkin yang masih harus dikomunikasikan adalah aspek infrastruktur,” ucap Fuad.

“Apakah kami bisa mendaftarkan stadion lain atau tidak, karena tahun depan Stadion Kanjuruhan akan direnovasi,” sambung pria yang juga International Affair Manager Arema FC.

Saat ini, manajemen Arema FC masih berusaha maksimal untuk menyelesaikan lisensi dari induk sepak bola Asia, AFC tersebut. Untuk itu, menurut Fuad, mereka terus berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkompeten di bidang klub licensing, termasuk mantan Manajer Kompetisi AFC, Mohd Saifudin Abu Bakar, dan Match Commissioner AFC, Ronny Suhatril.

Menurut Fuad, tugas yang diembannya tak mudah. Pasalnya, situasi yang dihadapi Arema FC dalam menuntaskan proses Club Licensing saat ini berbeda dengan sebelumnya.

Namun, hal ini tak membuat Fuad surut. Ia menegaskan tetap optimistis Arema FC bakal bisa menuntaskan proses Club Licensing seperti sebelumnya.

“Makanya, kami terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak yang memiliki kompetensi terkait club licensing ini,” ucap Fuad.

“Semua kebutuhan akan kami inventarisir, termasuk segala kemungkinan yang harus dipenuhi,” ia menandaskan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.