Komitmen Dirut PSM Sadikin Aksa Tingkatkan Stadion BJ Habibie Berstandar AFC

Direktur Utama PSM Makassar, Sadikin Aksa berkeinginan untuk meningkatkan kapasitas Stadion BJ Habibie, Parepare.

Bahkan, ia bertekad stadion berkapasitas 20 ribu penonton tersebut bisa berstandar AFC.

“Kalau diberi kesempatan untuk membenahi mau, kami siap. Apa disiapkan, kami siapkan gambar untuk lolos AFC Cup gambarnya. Kalau sudah AFC Cup itu 10 ribu kapasitas single seat dan pakai nomor, tidak berdiri lagi. Ke depan penonton beli tiket dengan nomor sesuai kursi,” katanya di Cafe Floom, Jl Oenta Lama pada Minggu (2/101/2022).

Sadikin hanya target AFC Cup, karena sadar diri untuk capai AFC Champions belum bisa. Namun, tujuan ke sana tetap ada.

Fokusnya dulu hanya membangun sistem berkesinambungan, agar PSM tahan banting dalam kondisi apapun.

“Tapi kalau ditanya tujuan ke sana (AFC Champions) ada. Apakah sekarang? belum. Karena saya masih bagus punya sistem berkesinambungan agar PSM ini tahan banting, seperti perahu pinisi kita punya logo. Mau bagaimana, cuaca di laut tetap jalan. Itu yang mau saya besarkan di PSM,” ucapnya.

Pembicaraan secara informal telah dilakukan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare.

Namun, untuk membenahi Stadion BJ Habibie perlu kehati-hatian. Sebab stadion tersebut aset pemerintah.

“Kami untuk memperbaiki harus ada proseduralnya, kami sebenarnya secara proses secara gambaran sudah mulai. Kita sudah bicara dengan konsultan bagaimana meningkatkan kapasitas dengan aman,” ungkapnya.

Pria 45 tahun ini ingin meningkatkan kapasitas stadion dengan tetap perhatikan keamanan dan kenyamanan penonton.

PSSI dan PT LIB pun menyarankan untuk menambah akses masuk ke stadion jika kapasitas ingin ditingkatkan.

Untuk akses tersebut rencananya Wali Kota Parepare, Taufan Pawe membuka akses baru. Jadi penonton dari Makassar tidak lagi masuk ke Kota Parepare.

Sebelum jembatan penonton dari Makassar diarahkan lewat terminal langsung ke stadion.

Setelah jadi barulah bisa ditinjau kembali apakah sudah bisa ditingkatkan melebihi 20 ribu penonton.

“Balik lagi kalau 20 ribu penonton, pertama akses menuju stadion dan evakuasi dari stadion ini menjadi pertanyaan besar buat kita. Jadi tidak memaksakan kapasitas tinggi, lebih baik saya suporter sedikit asal suporter aman dan nyaman,” tuturnya.