Sriwijaya FC Tunggu Surat Resmi PSSI & PT LIB Soal Kelanjutan Liga Usai Kerusuhan Kanjuruhan Malang

Kerusuhan terjadi usai laga Arema vs Persebaya Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Akibat kerusuhan ini menelan korban jiwa 125 orang sepertinya bakal membawa dampak untuk kompetisi sepakbola lainnya seperti Liga 2 yang dilakoni Sriwijaya FC.

Dalam waktu dekat tim kebanggaan masyarakat Sumsel, Sriwijaya FC akan menjamu PSPS Riau Sabtu (8/10/2022) pukul 15.30 di Stadion Atletik 1 JSC Palembang pada laga ke tujuh babak penyisihan putaran pertama Liga 2.

“Kemungkinan belum tahu apakah Liga 2 terkena dampaknya atas Tragedi Kanjuruhan Malang ini. Menurut saya ini tergantung PT LIB, PSSI, Pemerintah RI, FIFA bagaimana menyikapi masalah ini,” ungkap Plt Sekretaris Asprov PSSI Sumsel Faisal Mursyid SH yang juga Sekretaris PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) manajemen pengelola klub Sriwijaya FC, Minggu (2/10/2022).

Faisal mengaku tadi pagi pihaknya dihubungi Kasat Intel Polrestabes Palembang dan koordinasi dengan security Officer Syahril Musa, untuk koordinasi lebih lanjut mengantisipasi kejadian di Malang, agar dievaluasi pelaksanaan pertandingan home yang sudah dilaksanakan 3 kali di Stadion Atletik 1 JSC Palembang.

“Selama ini pelaksanaan evaluasi dilaksanakan di lapangan dan Mapolrestabes Palembang. Dengan kejadian Kanjuruhan Malang ini, kita tingkatkan lagi koordinasi dan evaluasi. Dalam beberapa hari ke depan ini aka dievaluasi agar kita semua semangat menonton bola bukan untuk rusuh. Tapi menikmati tontonan tim kita dalam kondisi menang, seri maupun kalah,” jelas pria berdarah Minang kelahiran Palembang, 6 Juli 1966.

Alumni FH UMP Palembang mengatakan sehubungan dengan banyaknya pertanyaan atas dampak dari tragedi atau musibah di Malang terhadap pelaksanaan pertandingan Liga 2 yang diikuti Tim Sriwijaya FC, pihaknya masih menunggu pernyataan resmi PT. LIB dan PSSI.

“Kami sampaikan bahwa kita klub Sriwijaya FC menunggu pernyataan atau surat resmi dalam waktu dekat dari PT. LIB dan PSSI apakah Liga 2 ditunda atau tidak, mohon bersabar, informasi selanjutnya kami akan infokan pada kesempatan pertama,” katanya.

Faisal menilai kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam ini sangat luar biasa dan sangat menyedihkan.

“Saya sempat nonton ketika skor 2-2, terlihat stadion full. Korban sebanyak itu harus dievaluasi menyeluruh. Satu nyawa jatuh korban saja itu sangat berharga. Apalagi ini dikabarkan 127 orang,” kata Faisal.

Ia juga menyebut ini tragedi terbesar. Untuk itu Sriwijaya FC bersama aparat keamanan akan mengevaluasu bagaimana laga home SFC di Stadion Atletik 1 JSC Palembang. (Tribun Sumsel)