Ricuh, Suporter PSPS Riau Rusak Stadion

Pertandingan antara PSPS Riau dan PSMS Medan dalam lanjutan Liga 2 musim 2022/23 ini diwarnai dengan insiden kerusuhan suporter di dalam stadion.

Kekalahan 4-3 dari PSMS, Kamis (22/9), membuat tim asal Pekanbaru itu terpuruk di dasar klasemen Grup A Liga 2, setelah hanya mampu meraih satu poin dari tiga pertandingan.

Rentetan hasil negatif itu membuat suporter PSPS mengamuk dan sempat membuat jalannya pertandingan terganggu. Mereka menyalakan flare, merusak fasilitas dan bahkan bangku Stadion Utama Riau sampai terbakar.

Kejadian mengamuknya suporter PSPS itu pecah ketika tuan rumah tertinggal 4-1 dari PSMS di tribune utara stadion sekitar menit ke-53, hingga wasit sempat menghentikan jalannya pertandingan cukup lama.
Apa kata mereka tentang kerusuhan suporter PSPS?

Pemerintah Provinsi Riau, selaku pemilik stadion, melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), menyayangkan insiden tersebut dan meminta manajemen PSPS untuk bertanggung jawab.

“Kita tentu sangat menyayangkan atas kerusakan yang terjadi di Stadion Utama. Kursi-kursi yang rusak dan juga ada yang terbakar. Memang kita akui suporter PSPS sangat fanatik, apalagi setelah menelan kekalahan beruntun,” kata Boby Rahmat, pimpinan Kadispora Riau, dikutip Riaulink.

“Jadi untuk menyikapi kejadian yang terjadi, kami akan memanggil manajemen PSPS untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban, atas kerusakan yang terjadi di Stadion Utama sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati. Manajemen harus menyelesaikan perbaikan di stadion.”