Laga Kontra Dewa United, Penentuan Nasib Seto Nurdiyantoro bersama PSS Sleman

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro bicara masa depannya sebagai pelatih kepala skuad Elang Jawa.

Semua akan ditentukan pada laga pekan kedelapan Liga 1 2022-2023 melawan Dewa United.

Sebab, Seto Nurdiyantoro saat ini tengah menimbang-nimbang peluang untuk melepaskan pekerjaannya sebagai pelatih kepala PSS Sleman.

Hal ini tak terlepas dari kekalahan yang dialami PSS Sleman dari Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/8/2022), dengan skor 0-1.

Ini menjadi kekalahan ketiga bagi Elang Jawa saat bermain di kandang.

Sebelumnya, mereka sempat meraih hasil negatif serupa ketika menjamu PSM Makassar dan Persib Bandung.

Seto mengungkapkan, nasibnya sebagai pelatih kepala PSS akan ditentukan pada laga melawan Dewa United, Minggu (4/9/2022).

“Mari kita lihat nanti, apakah saya masih menjadi pelatih PSS Sleman saat laga melawan Dewa United atau tidak,” kata Seto dalam sesi konferensi pers pascapertandingan, Sabtu (27/8/2022).

Setelah pertandingan ini, Seto akan berdiskusi dengan keluarganya.

Hasil perbincangan ini nantinya akan menjadi penentu keputusan pelatih berusia 48 tahun itu.

“Yang jelas, saya akan berkomunikasi dengan keluarga,” ujar Seto Nurdiyantoro.

“Artinya, kalau keluarga tetap oke, maka saya akan lanjut (jadi pelatih PSS Sleman). Karena bagi saya, anak dan istri saya menjadi yang utama,” katanya.

Kalaupun nantinya benar-benar melepas jabatannya sebagai pelatih kepala PSS, Seto meyakini bahwa para asistennya layak untuk meneruskan tongkat estafet.

Seto juga enggan untuk menyebut nama pelatih yang layak untuk mengambil alih tanggung jawabnya.

Yang jelas, mantan pemain timnas Indonesia ini akan segera menggelar evaluasi.

“Kalau saya menyarankan sih sebetulnya teman-teman asisten (pelatih yang membantu di PSS) juga sebetulnya mampu,” ujarnya.

“Yang penting PSS Sleman ini bisa tampil lebih baik. Yang jelas semuanya harus dievaluasi.”

“Kenapa pada tiga laga kandang, keberuntungan masih jauh dari kami,” tutur Seto menambahkan.

Dengan kekalahan ini, PSS Sleman harus puas menduduki peringkat ke-10 klasemen sementara Liga 1 2022-2023 dengan koleksi delapan poin dari tujuh laga.

Artinya, PSS Sleman hanya bisa meraup tiga poin pada empat laga kandang.

Sedangkan tiga laga tandang PSS Sleman justru menghasilkan lima poin.