Hasil Liga 2: Deltras Sidoarjo Bekuk Persewar Waropen 3-1, Gelora Delta Sepi Penonton

Deltras Sidoarjo berhasil memetik kemenangan saat menjamu Persewar Waropen di laga perdana kompetisi Liga 2 2022.

Namun pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (29/8/2022) itu terlihat sepi.

Hampir semua tribun tampak kosong.

Hanya di tribun VIP dan utama saja yang terlihat lumayan banyak penontonnya.

Suara dari supporter juga hanya terdengar dari beberapa sudut saja sepanjang pertandingan.

“Mungkin karena hari senin, dan pertandingan digelar sore hari. Saat masyarakat masih jam kerja,” jawab Pelatih Deltras Sidoarjo Ibnu Grahan saat ditanya wartawan usai pertandingan.

Ibnu berharap, pada laga kandang ke depan supporter bisa memenuhi stadion. Itu dirasa penting bagi tim.

Karena supporter atau Deltamania merupakan pemain ke-13 Deltras Sidoarjo. Sehingga dukungannya di stadion sangat penting.

Dalam laga perdana yang berakhir dengan skor 3-1 untuk Deltras ini, Ibnu mengakui para pemainnya sempat kelihat panik di awal laga.

Menurutnya ada sekira 30 menit pertama para pemain The Lobster, julukan Deltras, permainannya amburadul. Justru tim tamu menguasai pertandingan.

“Untungnya setelah itu permainan berhasil dikuasai. Dan menjelang paro laga, anak-anak berhasil mencetak gol pembuka,” lanjutnya.

Ya, Deltras Sidoarjo berhasil membuka keunggulan setalah M. Afrizhan bisa memanfaatkan bola tendangan bebas yang membentuk mistar gawang Persewar Waropen di menit akhir babak pertama.

Gol pertama terjadi beberapa saat setelah Persewar Waropen harus bermain dengan 10 orang karena Imanuel Rumbiak terkena kartu merah.

Memasuki babak kedua, Persewar langsung bermain agresif. Meski dengan 10 pemain, di awal babak kedua, Striker Persewar Waropen Mamadou berhasil menyamakan kedudukan.

Untungnya, tak lama setelah itu tim tuan rumah berhasil melesakkan satu gol lagi lewat aksi M Risal yang memanfaatkan umpan dari sepakan pojok cepat rekannya.

The Lobster memastikan kemenangan di laga perdana melalui pemain bernomor punggung 8 Rikza Syahwali setelah memanfaatkan ruang kosong di sisi kiri gawang lawan.

Meski sempat ada satu pemain deltras terkena kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua, skor 3-1 bertahan sampai akhir laga.

“Ya, awalnya kami menguasai pertandingan. Tapi kartu merah tadi membuat permainan berubah. Deltras berhasil memanfaatkannya,” kata Eduard Ivakdalam, pelatih Persewar.

Diakuinya bermain dengan 10 orang membuat timnya kesulitan.

Meski sempat mencetak satu gol, tapi keseluruhan Deltras menguasai pertandingan di paro kedua laga.

“Gol kedua itu pemain kami belum siap. Sepakan dari bola sudut yang cepat dimanfaatkan dengan baik. Dan gol tersebut membuat kami hilang control,” akunya.

Dua pelatih sama-sama punya evaluasi atas pertandingan perdana ini.

Ibnu Grahan mengaku PR-nya adalah memperbaiki kepanikan pemain Deltras saat awal laga.

Sementata pelatih Persewar menyabut butuh perbaikan agar bisa terus mengontrol permainan.