Seto Nurdiyantoro Bicara Debut Hokky Caraka Bersama PSS Sleman di Liga 1

Hokky Caraka baru saja menjalani debut bersama PSS Sleman di Liga 1. Sayang laga perdana bintang Timnas Indonesia U-19 itu harus berakhir dengan pahit.

PSS Sleman akhirnya memenuhi janji untuk memberi menit bermain pada sang wonderkid, Hokky Caraka Bintang Brilliant. Performa bomber Timnas Indonesia U-19 dianggap belum maksimal.

Hokky Caraka merupakan salah satu pemain muda potensial yang dimiliki PSS. Pemain kelahiran 21 Agustus 2004 ini naik daun ketika berprestasi bersama Garuda Select.

Prestasi dalam deretan uji coba di Inggris mengantarkan Hokky Caraka masuk Timnas Indonesia U-19 proyeksi Piala Dunia U-20 2023.

Gara-gara prestasi itu, muncul rumor bahwa pelatih Garuda Select, Dennis Wise, ingin membantunya berkarir di Eropa. Kabarnya, ada klub asal Yunani yang ingin mengikat Hokky Caraka.

Dalam kabar panas tawaran ke Yunani, Hokky Caraka akhirnya diberi kesempatan tampil. Kesempatan itu datang setelah Hokky Caraka mencetak tiga gol dalam uji coba lawan Porda Sleman, Senin (15/8/22).

Hokky Caraka dipasang saat PSS Sleman menghadapi Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (19/8/22) malam.

Hokky secara mengejutkan dipilih sebagai starter dengan mencadangkan bomber asal Brasil, Mychell Chagas dan penyerang berpengalaman, Boaz Solossa.

Hokky menjadi target man dengan formasi 4-2-3-1. Sepanjang laga, Hokky mendapat pengawalan dari bek Persib, Achmad Jufrianto.

Dalam beberapa momen, Hokky mampu melewati kawalan Jufrianto. Namun, ketika bek nomor punggung 16 itu mendapat back up rekan-rekannya, Hokky tak mampu berkutik.

Hokky pada akhirnya melewati aksi perdananya di Liga 1 dalam 67 menit. Hokky digantikan Boaz Solossa. Pergantian itu tetap tak membuahkan hasil dengan PSS kalah dari Persib 0-1.

Usai pertandingan, pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, menjelaskan keputusan untuk menurunkan Hokky Caraka sejak menit pertama.

“Hokky kita tampilkan karena ada progres di latihan,” kata Seto, Jumat (19/8/22).

Komentar Seto Nurdiyantoro

Dalam laga ini, Seto menyebut permainan Hokky Caraka tidak bagus, namun juga tidak jelek.

“Ada beberapa kekurangan mungkin karena jam terbang. Harus kita perbaiki. Secara umum Hokky, dibilang tampil bagus ya enggak, jelek ya enggak, setengah-setengah,” jelas Seto.

Bagi Seto, laga perdana di Liga 1 ini merupakan awal dari sebuah perjalanan panjang.

Hokky tak hanya diandalkan PSS pada masa pendatang, namun juga Timnas Indonesia dan yang terdekat Piala Dunia U-20 2023.

“Mudah-mudahan dengan proses ini, Hokky menjadi lebih baik dan bisa membantu tim ini,” papar Seto.

Selain Hokky, PSS Sleman masih punya wonderkid lain bernama Saddam Emiruddin Gaffar. Namun, jebolan Timnas U-19 generasi 2019 ini baru pulih dari cedera.

Dua pemain ini menjadi harapan agar PSS tampil moncer, paling tidak pada sisa Liga 1 2022/2023 ini.

Keduanya diharapkan karena Mychell Chagas tak kunjung menampilkan performa terbaik dan mencetak gol.