Pelatih PSM Makassar Desak Liga 1 Hadirkan VAR

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares memprotes keras kinerja kepemimpinan wasit saat duel melawan Rans Nusantara FC. Bernardo mengatakan, kualitas pengadil lapangan harus ditingkatkan lagi dengan memberikan tambahan video assistant referee (VAR).

Hal itu dilontarkan Bernardo Tavares saat mendapatkan pertanyaan seputar kinerja wasit di Indonesia dalam sesi after match konferensi pers, Senin malam 15 Agustus 2022 oleh wartawan. Bernardo memberikan ke depan untuk memperbaiki kualitas wasit agar bisa setara dengan wasit seperti di AFC Cup.

“Tentu dengan menghadirkan perangkat yang bisa ditambah ialah dengan menambahkan VAR di pertandingan-pertandingan di Indonesia,” ungkap Bernardo dalam keteranganya.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan, bahwa dirinya tidak menjelekkan wasit di Indonesia. Sebab, menurutnya, setiap orang bisa membuat kesalahan. Namun yang sangat dia sayangkan jika kesalahan seperti yang dilakukan para wasit di Indonesia terus berulang maka dampaknya sangat tidak bagus.

“Jujur saya tidak mengatakan wasit di Indonesia itu jelek. Semua bisa membuat kesalahan, tetapi jika kesalahan berulang itu tidak bagus juga,” tegas Beenardo.

Kendati begitu, Bernardo berharap Liga Indonesia harus segera menambah perangkat pertandingan ke depannnya dengan VAR. Kehadiran VAR akan membuat wasit menjadi lebih profesional dalam memberi keputusan di lapangan.

“Tentu dengan menggunakan VAR pasti akan membantu semua akan terlihat jelas,” katanya

Kehadiran VAR dinilai Bernardo sebagai sesuatu yang mendesak. Hal ini agar seluruh pertandingan sepakbola di Indonesia dapat berjalan dengan adil.

“Dengan begitu wasit bisa melihat kembali sebelum mengambil keputusan final untuk sebuah insiden,” terangnya.

Seperti diketahui, usulan pertandingan di Indonesia dengan menggunakan VAR sebenarnya sudah sering disebutkan oleh juru taktik berkebangsaan Portugal tersebut. Saat pertama kali, Bernardo telah meminta kehadiran VAR pada kala laga perdana PSM Makassar di Piala Presiden 2022. Saat itu skuad Juku Eja menghadapi Arema FC di Grup D.

“Kita bisa lihat bahwa banyak kesalahan yang terjadi. Kalau misalnya Indonesia memiliki VAR akan bisa terlihat jelas di mana hal-hal yang perlu kita tingkatkan,” kata Bernardo pada Sabtu 11 Juni 2022 lalu.

Kemudian tak sampai disitu, usulan untuk memakai VAR juga dilontarkan kembali Bernardo saat PSM Makassar melakoni laga melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 3 Juli 2022 lalu. Duel kedua tim dimenangkan Borneo dengan skor 2-1.

“Indonesia kalian punya sepakbola yang fantastis, suporter yang fantastis, pemain-pemain yang fantastis, tetapi apa yang kalian butuhkan di sini adalah VAR,” kata Bernardo usai laga kala itu.

“Kalau negeri ini mau meningkatkan kualitas daripada sepakbola di sini, kita butuh, atau sepakbola (Indonesia) ini butuh VAR,” imbuh Bernardo.