Liga 2 Belum Dapat Sponsor, PT LIB Pastikan Kompetisi Tetap Bergulir Sesuai Rencana

Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno memastikan kick-off Liga 2 2022-2023 tetap berjalan sesuai rencana meski hingga saat ini belum ada sponsor.

Sudjarno mengatakan bahwa hingga saat ini PT LIB belum juga mendapatkan sponsor untuk kompetisi kasta kedua Liga Indonesia tersebut.

Namun, dalam situasi ini tentu saja tak mudah dalam mencari sponsor.

Sebab tak sedikit pengusaha yang masih berusaha untuk bangkit dari pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir hingga saat ini.

Untuk itu, mencari sponsor sendiri tak mudah meski sebelumnya banyak isu terkait PT LIB ada komunikasi dengan sponsor.

Akan tetapi, hingga saat ini memang belum ada sponsor untuk Liga 2.

“Terkait sponsor sampai saat ini belum ada ya,” ujar Sudjarno saat dihubungi BolaSport.com, Kamis (18/8/2022).

Menurutnya untuk sponsor memang belum ada, tetapi PT LIB memastikan untuk kompetisi tetap akan disiarkan.

PT LIB telah bekerja sama dengan Emtek untuk menayangkan pertandingan Liga 2 ini.

“Tapi tetap kami akan siapkan dari EMTEK yang akan menayangkannya. Hal ini karena sudah ada dalam kontraknya juga,” ucapnya.

Meski tak ada sponsor hingga saat ini PT LIB memastikan bahwa kompetisi Liga 2 tetap akan bergulir sesuai dengan rencana awal.

Sebagaimana diketahui, PSSI sudah mengungkapkan bahwa Liga 2 bakal bergulir pada 27 Agustus mendatang.

Sudjarno memastikan bahwa kick-off Liga 2 memang tetap akan digelar pada 27 Agustus 2022.

Selain itu, untuk format kompetisi juga dipastikan tak ada perubahan yakni dibagi menjadi tiga wilayah atau 3 grup.

Untuk pembagian itu sendiri akan dilakukan oleh PT LIB bersama klub-klub Liga 2 dalam manager meeting.

Manager meeting Liga 2 sendiri akan dilakoni pada Jumat (19/8/2022).

Dalam manager meeting nantinya juga banyak hal yang akan dibahas, terkait pembagian grup hingga hak dan kewajiban klub.

“Kalau untuk mulai kick-off Liga 2 masih fix tanggal 27 Agustus 2022,” kata Sudjarno.

“Kalau terkait wilayah itu akan kami sampaikan besok ke masing-masing klub Liga 2. Kami sudah terima dari PSSI terkait keputusan formatnya menggunakan tiga wilayah.

“Kalau perubahan tidak mungkin ya karena kami sudah menerima keputusan dari PSSI,” ujarnya.