Lampu Kuning untuk PSSI, 4 Pelatih Lempar Kritik Pedas untuk Wasit Liga 1 di Pekan Keempat

Kualitas wasit Liga 1 kembali mendapat sorotan tajam dari para pelatih setelah sejumlah keputusan kontroversial.

Pekan keempat Liga 1 2022-2023 harus dinodai dengan keputusan kontroversial dari sejumlah wasit.

Setidaknya ada empat pelatih yang merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit.

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, menjadi nama terbaru yang melemparkan protes.

Bernardo Tavares menyoroti kinerja wasit Dwi Purba Wicaksana yang bertugas memimpin laga RANS Nusantara FC kontra PSM Makassar, Senin (15/8/2022).

“Hari ini saya sebenarnya tidak ingin membicarakan wasit tapi apa yang saya lihat sangat membuat saya tercengang,” kata Bernardo dikutip dari Kompas.com, Senin (15/8/2022).

“Padahal kita menang,” imbuhnya.

Senada dengan Bernardo, kritikan juga disampaikanoleh pelatih RANS Nusantara FC, Rahmad Darmawan.

“Ya jujur kalau melihat rekaman tadi bermain pertama tadi waktu sebelum hujan tadi coba lihat vidionya.”

“Terus kedua ini Bagas diambil dari belakang kalau itu mau bicara wasit itu penalti,” ujar Rahmad Darmawan.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso juga melayangkan protes kepada wasit Mansyur yang memimpin laga Bajol Ijo kontra Madura United.

Pada laga itu Mansyur menganulir gol Persebaya yang dicetak Silvio Junior.

“Saya juga melihat mungkin ada rekaman vidio golnya si Junior harusnya bersih,” ungkap Aji Santoso.

“Terjadi duel Lelis dengan stoper mereka menurut saya masih dalam batas wajar, mereka body charge gitu.”

“Tapi sangat disayangkan gol Junior dianulir,” sambungnya.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, juga sempat mengeluhkan kinerja wasit yang memimpin laga melawan Arema FC.

Catatan ini tentu menjadi lampu kuning untuk PSSI.

Sejauh ini PSSI sendiri sudah mengistirahatkan lima wasit, tiga asisten wasit, dan empat Additional Assistant Referee (AAR).

Ketua Komite Wasit, Ahmad Riyadh, berjanji akan terus memperbaiki kualitas wasit di Indonesia.

“PSSI terus berkomitmen untuk membenahi wasit, baik itu wasit di Liga 1, 2, dan 3,” kata Ahmad Riyadh.

“Kami juga terus melakukan evaluasi dan pengawasan selama mereka memimpin,” pungkasnya.