Gandeng Eks La Liga, Akademi ASIOP Siap Kirim Pemain Ikut Trial di Spanyol

Akademi Sepak Bola Intinusa Olah Prima Apacinti atau yang lebih dikenal sebagai ASIOP kembali membuat terobosan demi mengembangkan sepakbola Indonesia.

Salah satu akademi paling kondang di tanah air tersebut resmi menjalin dengan kesebelasan asal Spanyol, UD Lagrones, untuk bisa memberikan kesempatan sejumlah anak didik mereka melakukan trial di Negeri Matador.

Kabar ini diumumkan oleh ASIOP pada Kamis (18/08/22) lalu. Jika semua lancar, sebelum pergantian tahun mereka akan segera mengirim bakat-bakat terpilih untuk terbang ke Spanyol.

Bukan tidak mungkin jika dirasa memenuhi syarat, para bibit-bibit belia itu akan dipertimbangkan untuk menetap lebih lama alias disodori kontrak.

Sebelumnya perwakilan dari Lagrones sudah mengunjungi markas ASIOP lebih dulu yang ada di Sentul, Jawa Barat, guna melakukan penyuluhan soal pelatihan usia dini.

“Kembali ASIOP melakukan kerjasama strategic dengan klub sepakbola ternama Spanyol, UD Lagrones, klub yang pernah berlaga di kasta tertinggi La Liga ini juga mempunyai reputasi dalam mengembangkan Youth Developement,” tulis ASIOP lewat Instagram.

“Terbukti academy ini mempunyai 3 lapangan latihan rumput sintetis dan natural yang baru beserta asrama modern khusus untuk pemain mudanya,”

“Insyaallah, bulan November ini beberapa pemain Asiop U-17 dan U-18 akan bertolak ke UD Lagrones untuk mengikuti Trial dalam upaya bergabung di Juvenil D’Honor atau Juvenil Nacional UD Lagrones,” tambah mereka lagi.

Klub Baru Muka Lama

Nama UD Lagrones memang masih terdengar asing bagi para pecinta sepakbola tanah air. Hal itu wajar karena mereka saat ini masih berkutat di kasta ketiga Spanyol.

Tim yang berasa dari La Rioja ini baru berdiri sekitar 13 tahun yang lalu dan belum pernah menembus divisi teratas dalam hal ini Liga Spanyol (La Liga).

Hanya saja saat masih bernama CD Lagrones mereka pernah merasakan kejayaan itu di dalam rentang 1987-1997 selama sembilan musim.

Karena krisis finansial, maka mereka harus bubar di 2009. Di tahun yang sama kemudian dua tim pengganti lahir bernama UD Lagrones dan SD Lagrones.

Pada masa lampau, Lagrones pernah ditangani oleh pelatih-pelatih beken modern sebut saja seperti Javier Irureta, Victor Munoz, Juande Ramos, dan Wuique Setien.

ASIOP beruntung bisa menjalin kerja sama dengan Lagrones meski ini bukan kali pertama mereka punya mitra dari luar negeri.

Dengan demikian usaha ASIOP untuk menelurkan bakat-bakat masa depan sepakbola Indonesia semakin ringan.

Semoga saja dengan bantuan dari UD Lagrones maka akan ada Andritany Ardhiyasa, Ji Da Bin, dan Achmad ‘Jupe’ Jufriyanto baru lahir dari ASIOP.

Rayakan Trofi dengan Pesta Dangdut, Timnas Indonesia U-16 Diwanti-wanti

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti mengizinkan para pemainnya merayakan euforia juara Piala AFF U-16 2022, namun tetap dengan cara yang berlebihan.

Timnas Indonesia U-16 baru saja menorehkan prestasi dengan menjadi kampiun perhelatan Piala AFF U-16 2022.

Skuad Garuda Asia berhak atas gelar juara usai menaklukkan Vietnam 1-0 di babak final, yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman beberapa waktu lalu.

Menjadi kampiun Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 pun banjir kegiatan, salah satunya adalah menghadiri konser musik dangdut bertajuk ‘Konser17an Indonesia Juara’ Rabu malam.