Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Kesulitan Gelar Uji Coba karena Kendala Biaya, Menpora Angkat Bicara

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, angkat bicara mengenai timnas sepak bola amputasi Indonesia yang kesulitan gelar uji coba internasional.

Dikatakan Zainudin Amali, Kemenpora tetap pada komitmen awal yaitu mendukung kegiatan timnas sepak bola amputasi Indonesia.

Namun, terdapat aturan yang perlu diperhatikan, karena ini menyangkut uang negara.

Ya, Timnas sepak bola amputasi Indonesia berencana mengajak Jepang dan Polandia untuk melakukan uji tanding.

Meski demikian, keinginan tersebut sulit terlaksana karena terkendala biaya yang besar.

Karena PSAI (Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia) mengisyaratkan tidak sanggup menanggung ongkos kedatangan Jepang dan Polandia.

“Kami fasilitasi, saya terima di sini,” kata Zainudin Amali kepada awak media, Rabu (10/8/2022).

“Cuma kami ada aturannya, enggak bisa juga semau kami.”

“Karena ini uang negara, tapi prinsipnya kami fasilitasi,” sambung pria kelahiran Gorontalo itu.

Di satu sisi, PSAI sudah mengantongi calon lawan lain sebagai pengganti Jepang dan Polandia.

Yaitu Malaysia, India, dan Nepal.

Sementara itu, agenda uji coba termasuk dalam rangkaian pemusatan latihan (TC) jelang menatap Piala Dunia Amputasi 2022 Turki pada 1-9 Oktober mendatang.

Timnas sepak bola amputasi Indonesia tergabung di Grup C Piala Dunia Amputasi 2022 bersama Inggris, Argentina, dan Amerika Serikat.