Start Arema FC Tak Mulus, Evan Dimas Tegaskan Awal Musim Bukan Patokan

Arema FC tengah mengalami periode sulit dalam membuka kiprahnya di Liga 1 musim ini, Evan Dimas pun buka suara.

Start tim berjulukan Singo Edan tak begitu mulus pada tiga pekan awal kompetisi. Bagaimana tidak, Arema FC memulai kompetisi dengan predikat mentereng sebagai peraih trofi juara pada Piala Presiden 2022.

Sedangkan pada Liga 1, Arema FC, baru meraih satu kemenangan dari tiga laga awal. Hasil itu terjadi ketika mengalahkan PSIS Semarang 2-1 pada pekan kedua di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (30/07/22).

Sementara dua laga lain berujung tak maksimal. Tim besutan Eduardo Almeida kalah 0-3 di markas Borneo FC Minggu (24/07/22) dan seri 0-0 menjamu PSS Sleman Jumat (05/08/22).

Hasil tak memuaskan itu bermuara pada posisi Arema FC yang mandek di papan tengah. Bagas Adi Nugroho dkk berada di urutan 10 klasemen Liga 1.

Evan Dimas pun melihat situasi itu bukan pertanda buruk. Lantaran performa tim pada awal musim kompetisi, bukan menjadi patokan utama terhadap prestasi tim.

“Memang di dalam kompetisi, terkadang tim kita bisa bermain bagus, tapi bisa juga tidak bermain bagus,” beber Evan Dimas perihal performa Arema FC.

Sehingga, hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk menghakimi performa Arema FC musim ini. Lantaran Liga 1 bergulir dalam periode yang panjang, hingga 34 pekan.

Sementara Arema FC baru melakoni 3 pekan dengan 2 diantaranya laga home. Artinya, masih ada 31 laga kompetisi dengan 15 diantaranya berlangsung di Stadion Kanjruhan Malang.

“Kami harus lebih fokus lagi untuk mendapatkan hasil terbaik. Apalagi ketika bermain di kandang sendiri,” tegas jebolan SSB Mitra Surabaya tersebut.

Evan Dimas lalu teringat pengalamannya sewaktu berkarier di Bhayangkara FC musim 2017 lalu. Bagaimana situasi yang dialaminya sama persis dengan Arema FC.

“Pengalaman saya di Bhayangkara, bagaimana kita di awal-awal tidak bagus. Tapi lama-lama kita (mencapai level terbaik),” tutur Evan.

Ketika itu, tim berjulukan The Guardian menjalani start tak begitu mulus. Bhayangkara FC mencatat 1 kali menang dan 2 kalah dalam 3 laga awal kompetisi.

Sedangkan Arema FC sedikit lebih baik dibanding periode mantan klubnya itu. Jayus Hariono dkk masih meraup empat poin dari masing-masing 1 kali menang, imbang dan kalah.

Namun, cerita Bhayangkara FC kemudian berubah pada pertengahan musim. Evan DImas dkk mampu konsisten hingga mampu menjuarai edisi perdana Liga 1.

“Jadi tidak bisa dijadikan patokan. Kalau pun tim dua kali menang di awal, belum tentu bisa juara,” tuntas anggota Timnas U-19 saat memenangi Piala AFF 2013 tersebut.