“Hampir Copot Jantung Saya!” – Timnas Indonesia U-16 Menang Adu Penalti, Iwan Bule Akui ‘Deg-Degan’

Timnas Indonesia sukses melaju ke final Piala AFF U-16 2022 usai mengalahkan Myanmar, Rabu (10/8). Namun kemenangan itu tak hadir begitu saja karena mesti melalui proses adu penalti yang menegangkan usai bermain imbang 1-1 selama 90 menit.

Hal itu diakui ketua umum PSSI Iwan Bule yang berkata jantungnya “hampir copot” saat menyaksikan proses tos-tosan antara kedua kesebelasan di semi-final yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Kiper Indonesia, Andrika Fathir Rahman, memang melakukan kesalahan yang berbuah gol pembuka Myanmar di waktu normal, tapi lantas keluar sebagai pahlawan dengan menepis satu eksekusi Myanmar di adu penalti.

“Hampir copot jantung saya!” aku Iwan Bule ketika ditanya oleh GOAL Indonesia.

“Pada saat penendang ketiga Myanmar, saya tidak mau lihat gawang dengan harapan tidak masuk dan ternyata bisa diblok.”

Ia menambahkan: “Terima kasih buat kiper karena menjadi penentu, tapi semua pemain memang bisa menendang dengan baik.”

“Kiper kita memang satu kelas di atas kiper Myanmar. Kiper, sekali lagi terima kasih sudah memberikan yang terbaik buat bangsa kita, semoga besok bisa jauh lebih baik dari hari ini.”

Kiper Indonesia akui grogi

Senada dengan Iwan Bule, Andrika juga mengungkapkan situasi adu penalti membuat dirinya grogi.

“Alhamdulillah perasaan saya sudah agak lega sekarang, apalagi tadi saat adu penalti agak tegang. Tapi semua sudah diberi bekal sama orang tua di rumah dan saudara untuk terus berzikir dan diberi rezeki dari Allah,” aku kiper Timnas Indonesia U-16 tersebut.

Ketenangan Andrika pun juga berkat bekal dari pelatih kiper Indonesia, Markus Horison, yang memberinya wejangan menjelang adu penalti.

“Pertama disuruh untuk lebih tenang. Kedua kemarin sudah latihan bersama pemain lain, jadi tips-tips dari coach Markus sudah dipraktikkan dan alhamdulillah membuahkan hasil.”

Selanjutnya untuk Indonesia

Anak asuh Bima Sakti kini akan menantang Vietnam di final Piala AFF U-16 dalam laga yang digelar besok Jumat (12/8) di Stadion Maguwoharjo pada pukul 20.00.

Sebelumnya, di fase grup, Timnas Indonesia U-16 sudah mengalahkan Vietnam dengan skor 2-1. Namun Bima Sakti enggan jemawa mengingat militansi mereka.

Sang pelatih berkata: “Tim Vietnam ini militan, mereka punya semangat juang tinggi sehingga kita sudah mengalahkan mereka tidak bisa jadi patokan.”

“Kita harus lebih fokus lagi, lebih kerja keras lagi, dan kita harus lebih militan lagi daripada mereka.”

“Dari video yang saya lihat, mereka memang berpengalaman. Mereka sempat satu bulan di Jerman, sempat uji coba dengan tim Bundesliga, Borussia Dortmund U-16. Jadi mereka memang tim yang bagus. Tapi kami optimis bisa memenangkan pertandingan,” pungkas Bima Sakti.