3 Pemain Indonesia yang Berkiprah di Yunani Sebelum Bagus Kahfi, Ada yang Gabung Klub Papan Atas!

Berikut 3 pemain Indonesia yang berkiprah di Yunani, seiring adanya rumor Bagus Kahfi akan segera bergabung klub asal negeri Para Dewa.

Seperti yang diketahui, belakangan nama Bagus Kahfi dilaporkan akan segera bergabung dengan salah satu klub Yunani, Asteras Tripolis.

Kabar ini sejatinya telah berkembang sejak beberapa waktu lalu. Namun, rumor ini kian menguat usai Bagus Kahfi mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yunani.

Kabar itu pun kemudian melengkapi kegembiraan penikmat sepak bola Tanah Air. Pasalnya, pemain berusia 20 tahun itu akan menyusul kompatriotnya.

Kompatriot yang dimaksud adalah Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman yang belum lama ini telah menemukan klub barunya di Eropa.

Kedua penggawa Timnas Indonesia itu telah resmi digaet dua tim Slovakia, yakni FC ViOn Zlate Moravce dan AS Trencin.

Dengan kabar bergabungnya Bagus Kahfi dengan Asteras Tripolis, tentu akan menambah panjang daftar pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri.

Dengan banyaknya pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri, maka akan memberikan keuntungan bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga

Berbicara soal Bagus Kahfi yang akan ke Yunani, usut punya usut ternyata dirinya bukanlah satu-satunya pemain Indonesia yang berkiprah di negeri Para Dewa itu.

Ada pemain Indonesia lainnya yang pernah mencicipi sepak bola Yunani sebelum Bagus Kahfi. Siapa sajakah para pemain tersebut?

1. Nicholas Pambudi

Mantan anak didik Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19, Nicholas Pambudi, sempat mengejutkan publik ketika dirinya bergabung klub Yunani, Aris Thessaloniki FC.

Kepindahan ini cukup mengejutkan, mengingat Nicholas Pambudi tidak lolos seleksi Timnas Indonesia U-19 saat mengikuti pemusatan latihan (TC).

Hal ini dikonfirmasi oleh sang ayah pada 2018 silam secara eksklusif ke INDOSPORT, yang mengatakan kepindahannya tinggal menunggu konfirmasi klub.

Hanya saja, tak ada kabar dari pemain yang kini telah berusia 22 tahun tersebut. Meski demikian, kiprahnya tergolong cemerlang.

Sebab, pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini pernah menimba ilmu di Spanyol dan bergabung dengan Marcet Fundacion di Barcelona.

Sedangkan Aris Tessaloniki FC sendiri dulunya merupakan klub kasta kedua Yunani. Kini klub tersebut berkiprah di kasta teratas dan musim lalu mengakhiri musim di peringkat ketiga klasemen Play Off Liga Yunani 2021/22.

2. Cyrus Margono

Nama pemain satu ini sejatinya bukanlah Warga Negara Indonesia (WNI) asli. Cyrus Margono hanyalah pemain keturunan saja.

Meski begitu, ia mampu membuat nama Tanah Air melejit ketika memutuskan bergabung salah satu klub papan atas Yunani, yakni Panathinaikos.

Namun, Cyrus Margono hanya akan bergabung Panathinaikos B atau tim muda klub papan atas Yunani tersebut yang bermain di kasta kedua.

Pemain yang berposisi sebagai kiper ini bergabung dengan Panathinaikos B pada Agustus 2021 silam, usai diboyong dari klub Amerika Serikat, UK Wildcats.

Selama bermain di Panathinaikos B, Cyrus Margono sempat tampil dan menjadi andalan bagi timnya tersebut.

Di musim 2021/22 lalu, Cyrus Margono mampu tampil sekali. Sedangkan di tahun 2022 ini, ia harus bersaing dengan 4 kiper lainnya yang berasal dari Yunani.

3. Rafli Asrul

Pemain muda Indonesia lainnya, Rafli Asrul juga pernah berkiprah di Yunani, di mana dirinya menjalani trial bersama Atromitos.

Menurut laporan teranyar, Rafli Asrul berhasil lolos dalam trial tersebut. Namun belum diketahui bagaimana perkembangan kariernya.

Rafli Asrul sendiri merupakan jebolan Garuda Select 3 dan juga pilar andalan Timnas Indonesia U-19 kala bermain di Piala AFF U-19 2022.

Gelandang muda berusia 19 tahun yang diketahui milik PSM Makassar ini pun dikabarkan selangkah lagi akan berseragam Atromitos FC.

Adapun Atromitos FC merupakan klub kasta teratas Yunani. Klub ini bermain di Liga Super Yunani bersama AEK Athens, Olympiakos, Panathinaikos, dan juga Asteras Tripolis yang bakal merekrut Bagus Kahfi.

Di musim lalu, Atromitos sempat terseok-seok di papan bawah. Meski begitu, mereka berhasil lolos dari Play Off degradasi Liga Super Yunani 2021/22.