Tiga Kelemahan Persebaya di Balik Kemenangan Perdana Liga 1 2022-2023

Tidak perlu waktu lama bagi Persebaya Surabaya meraih kemenangan. Pada pekan ke-2 Liga 1 2022-2023 Persebaya Surabaya menang 2-0 atas Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (1/8/2022) malam.

Pelatih Aji Santoso mengaku cukup puas dengan hasil tersebut. Pada pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya terlihat cukup menjanjikan.

Sektor serangan yang paling menonjol dengan mampu melepas 20 tembakan ke gawang tim lawan.

Penampilan tiga pemain asing yang diturunkan sejak menit awal juga dianggap sudah cukup memenuhi ekspektasi.

Hanya saja kemenangan tim berjuluk Bajul Ijo bukan tanpa cela tetapi ada tiga kelemahan yang terdapat pada timnya.

Setiap lini dianggapnya masih harus dievaluasi jelang pertandingan ketiga melawan Bhayangkara FC mendatang.

“Evaluasi pasti ada. Pemain belakang harus bermain lebih rapi, pemain tengahnya harus kuat pegang bola, dan saya juga akan membenahi masalah penyelesaian akhir,” kata pelatih berlisensi AFC Pro.

Menurut Aji Santoso ada beberapa momen ketika pemain Persebaya Surabaya salah melakukan antisipasi. Apabila momen itu dimanfaatkan maksimal tim lawan dan diprediksi gawang akan kebobolan.

“Pemain belakang kami sempat ceroboh dalam situasi satu lawan satu, waktu Catur lawan Toha. Dia salah ambil keputusan, harusnya jangan balik badan. Akhirnya, Toha bisa kirim umpan ke striker. Untung saja tidak jadi gol,” ungkapnya.

Begitu pula untuk aspek serangan. Dia menilai ada beberapa momen yang seharusnya bisa jadi gol karena sudah melalui proses yang sangat baik.

Lagi-lagi penyelesaian akhir yang lemah membuat Persebaya Surabaya hanya mampu menyarangkan dua gol.

“Dani (Ahmad Nufiandai) tadi mengirim umpan yang sangat bagus. Menurut saya seharusnya terjadi gol, tetapi tidak karena headingnya kurang sempurna,” kata pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Walaupun begitu, Aji Santoso senang dengan kemajuan yang dialami tim. Koordinasi dan kekompakan antara pemain lama dan pemain baru, khususnya pemain asing sudah mulai tampak.

Persebaya Surabaya tercatat hanya menurunkan lima pemain yang tersisa dari musim lalu pada pertandingan yang dihadiri 4500 penonton. Di antaranya Satria ama, Koko Ari, M Hidayat, Supriadi dan Rizky Ridho. Sisanya adalah pemain-pemain baru.

“Saya sampaikan, pemain-pemain ini ke depan akan sangat prospek, terutama pemain-pemain yang berusia muda. Apalagi kalau kedalaman tim kami komplet, tim ini akan sangat bisa bersaing,” pungkasnya.