Pelatih Ansan Greeners Memang Tak Sebut Nama, Tapi Bisa Ditebak Keputusan Memasukkan Asnawi Adalah Kesalahan

Pelatih Ansan Greeners mengakui kesalahan besar memasukkan pemain, Asnawi Mangkualam dianggap sebagai kesalahan.

Ansan Greeners semakin tenggelam dengan kekalahan beruntun dan Asnawi Mangkualam terus menjadi kambing hitam.

Ansan Greeners baru saja dilumat oleh FC Anyang dengan skor 1-4 pada laga pekan ke-22 K-League 2 2022, Sabtu (2/7/2022).

Kekalahan 1-4 itu semakin memperburuk kamar ganti Ansan Greeners, yang pekan lalu juga dilumat 1-3 oleh Chungnam Asan.

Bek kanan timnas Indonesia Asnawi Mangkualam kembali tampil di bawah standar saat ditampilkan pada babak kedua.

Masuk pada menit ke-67, Asnawi Mangkualam tak memberikan suntikan energi bagi timnya meski tampil sebagai winger kanan.

Asnawi terlihat tak mendapat akses terhadap bola, atau tak aktif mencari bola saat bola bergulir di sekitarnya.

Pelatih Ansan Greeners Cho Min Kook bahkan memberi review menyakitkan untuk para pemain pengganti di babak kedua.

Ansan Greeners memang “cuma” tertinggal 1-2 dari FC Anyang saat turun minum.

Pada kick off babak kedua, Cho Min Kook memasukkan striker asing Thiago Henrique.

Hal itu lantas disusul pergantian tripel pada menit ke-67, yaitu memasukkan Jin-kyu Song, Kim Bo-seob, dan Asnawi Mangkualam.

Namun, dampak dari empat pergantian tersebut justru membuat Ansan Greeners mengakhiri laga dengan kalah 1-4.

Cho Min Kook lantas menyebut keputusannya mengganti empat pemain di atas sebagai kesalahan.

Asnawi Mangkualam saat mendribel bola dalam laga Ansan Greeners vs FC Anyang (6/3/2022).

BolaNas.com

Asnawi Mangkualam saat mendribel bola dalam laga Ansan Greeners vs FC Anyang (6/3/2022).

“Saya rasa saya melakukan kesalahan saat mengganti pemain dalam keadaan 1-2,” aku Cho dikutip dari Sports-G (2/7/2022).

“Saya seharusnya menaruh gelandang, tapi saya tidak melakukannya, satu perbedaan berakibat empat gol,” sesalnya.

Asnawi yang beroperasi di sayap kanan jelas tak bisa membantu penguasaan lini tengah, jadi anak kesayangan Shin Tae-yong itu menjadi korban kesalahan Cho Min Kook.

“Kami seharusnya melanjutkan dominasi penguasaan bola di lini tengah,” sesal Cho lagi.

“Tapi kami gagal dan menelan kekalahan,” pungkasnya.

Dengan demikian, Asnawi tak kunjung bisa berkontribusi positif pada musim kedua di Korea Selatan.

Dalam 11 laga di K-League 2 musim ini, jebolan PSM Makassar itu belum mencatatkan satu assist atau gol sama sekali.

Ansan Greeners kini terbenam di peringkat 10 dengan koleksi 17 poin, hanya unggul dua poin dari Busan IPark di dasar klasemen.