Persis Solo Tampil Buruk dan Jadi Juru Kunci Grup di Piala Presiden 2022, Suporter Geram

Hasil buruk yang diraih Persis Solo di Piala Presiden 2022 dengan finis sebagai juru kunci Grup A memicu protes keras dari kelompok suporter.

Tuan rumah Persis Solo benar-benar mendapatkan pelajaran berharga di Grup A Piala Presiden 2022. Selama melakoni empat laga fase grup, Laskar Sambernyawa hanya mampu mengemas dua poin hasil dari dua kali imbang dan dua kali kalah.

Terakhir, skuat asuhan pelatih Jacksen F Tiago harus menelan kekalahan 0-1 dari Persita Tangerang pada laga terakhirnya di Grup A di Stadion Manahan, Solo, Senin (27/7/2022) malam. Hasil ini membuat Persis harus rela finish di dasar klasemen alias peringkat kelima Grup A.

Tampil sebagai juara grup adalah PSIS Semarang dengan 10 poin diikuti PSS Sleman dengan tujuh poin. Persita Tangerang ada di peringkat ketiga dengan nilai enam sedang Dewa United di peringkat kelima dengan dua poin.

Hasil mengecewakan ini mendapatkan respons langsung dari suporter Persis. Performa buruk tim juara Liga 2 2021 itu di ajang pramusim membuat suporter gerah.

Pada laga lawan Persita kemarin malam, para penonton dan suporter memperlihatkan beragam aksi dan nyanyian sebagai bentuk protes performa tim kesayangannya.

“Piye piye piye maine kok koyo ngene (Bagaimana bagaimana bagaimana mainnya kok seperti ini),” menjadi salah satu teriakan yang paling sering terlontar dari suporter. Ada pula teriakan berulang-ulang yang memaksa tim untuk berbenah.

Selain itu, ada pula yang memasang spanduk itu bertuliskan “Berbenah Ojo Setengah-Setengah” yang menuntut manajemen Persis Solo untuk segera berbenah dan tidak setengah-setengah.

Reaksi makin menjadi saat Samsul Arif tak mampu memaksimalkan peluang saat mengeksekusi tendangan penalti ke gawang Persita. Beragam ungkapan kemudian keluar dari suporter yang hadir langsung di stadion.

Animo penonton Persis Solo sendiri terbilang sebenarnya meningkat cukup drastis dibandingkan saat melawan Dewa United. Dari data yang dirilis panpel, jumlah penonton laga Persis lawan Persita adalah sebanyak 11.689 penonton.

Angka tersebut dua kali lipat lebih banyak dibanding laga Persis Solo lawan Dewa United yang hanya tercatat sebanyak 5.413 penonton.

Hasil buruk ini juga menuai kritik pedas dari netizen dan suporter Persis di media sosial. Postingan kekalahan Persis dari Persita langsung diserbu dengan beragam kritikan.

Salah satunya termasuk yang ditujukan untuk sang pelatih Jacksen F Tiago. “JFT Out” bertebaran dikolom komentar instagram resmi Persis Solo.

Sebelumnya, pelatih Persis Solo Jacksen F Tiago sempat berkomentar untuk siapa saja yang memiliki ekspektasi tinggi untuk tim Persis Solo bahwa ini adalah ajang pramusim. Dengan jumlah 35 pemain yang dimiliki, makna pramusim ini disebut Jacksen adalah untuk memberi kesempatan pemain bermain.

“Apa pun keputusan dari suporter juga petinggi klub ini, jika keputusan saya tidak tepat saya siap bertanggungjawab. Saya rasa saya bekerja sesuai prinsip dan ilmu saya, seandainya saya bukan figur tepat, saya jika diminta keluar saya akan keluar,” ujar Jacksen belum lama ini.