Resmi Gabung Persija, Michael Krmencik Pecahkan Rekor Pemain Termahal Liga Indonesia

Rekor harga pemain termahal sepanjang sejarah Liga 1 pun pecah ketika Persija Jakarta mendatangkan penyerang Republik Ceko, Michael Krmencik.

Seperti diketahui, Persija Jakarta membongkar susunan pemain asingnya dengan mendatangkan beberapa kandidat baru untuk Liga 1 musim 2022-2023 nanti.

Dari lini belakang, Macan Kemayoran memercayakan pada bek asal Republik Ceko, Ondrej Kudela yang meskipun sudah mulai uzur masih bermain di sepak bola internasional.

Ondrej Kudela saat ini sudah berusia 35 tahun, tetapi masih menerima panggilan dari tim nasional Republik Ceko dan ikut dalam laga UEFA Nations League 2022.

Namun demikian, pencarian Persija Jakarta dan sang pelatih baru, Thomas Doll belum selesai dengan gerbong pemain asing baru yang kembali hadir.

Pemain ini adalah striker kelas Eropa bernama Michael Krmencik. Ia masih terhitung muda untuk pemain asing yang berkompetisi di Liga Indonesia.

Berusia 29 tahun pada 2022 ini, Krmencik masih cukup diperhatikan dalam percaturan sepak bola Eropa, dengan masih sempat membela klub Liga Belgia, Club Brugge.

Namun demikian, catatan golnya terhitung minim untuk seorang penyerang dengan hanya mengemas tujuh gold an lima assist dalam 22 pertandingan.

Kendati demikian, pengalaman Krmencik yang sempat bermain di Liga Europa menjadi nilai tambah untuk Persija Jakarta.

Namun demikian, yang menjadi perhatian dari Krmencik ialah nilai pasarnya yang masih sangat tinggi untuk ukuran pemain yang berlaga di Liga Indonesia.

Menurut situs transfer ternama dunia, Transfermarkt, nilai Michael Krmencik menyentuh 26,07 Milyar rupiah yang berarti sang pemain menjadi salah satu yang termahal sepanjang sejarah.

Bahkan, dua tahun silam, Michael Krmencik sempat mencapai nilai pasar tertingginya, yaitu 78,22 Milyar rupiah saat ditransfer dari klub Republik Ceko, Viktoria Plzen ke Club Brugge.

Michael Krmencik merupakan pemain kelahiran 15 Maret 1993 silam di Kraslice, Republik Ceko. Ia mengawali karier profesional di klub Ceko bernama Viktoria Plzen pada 2011.

Di Viktoria Plzen, dirinya tidak langsung menjadi pilihan utama. Demi mendapat jam terbang, ia sempat dipinjamkan ke Banik Sokolov, Caslav, Graffin Vlasim, Banik Ostrava, dan Dukla Prague.

Pada tahun 2015, akhirnya Kremencik dipercaya untuk masuk skuat utama Viktoria Plzen. Bersama klub tersebut, karier Michael Krmencik terus menanjak.

Bahkan Michael Krmencik sempat tercatat pernah menjadi pencetak gol terbanyak atau meraih top skor di Liga Republik Ceko pada musim 2017-2018 lalu.

Selama berseragam Viktoria Plzen, Michael Krmencik sukses mencetak total 62 gol dan 16 assist dalam 124 penampilan di semua kompetisi.

Hal itu membuat klub Belgia bernama Club Brugge merekrutnya pada bursa transfer musim dingin 2020 lalu. Namun kebersamaannya bersama Club Brugge hanya berlangsung satu tahun.

Ia kemudian dipinjamkan ke klub Yunani, PAOK Salonika selama setengah musim. Bersama PAOK Salonika, Michael Krmencik tampil subur hingga mampu mendapatkan gelar top skor Piala Yunani 2020-2021.

Setelah kontrak pinjaman di PAOK Salonika berakhir, Club Brugge kembali membuangnya ke klub Ceko, Slavia Praha. Di negaranya sendiri, ia tampil dalam 21 laga dan mencetak empat gol dan lima assist.

Pengalaman Michael Krmencik juga cukup bagus karena pernah merasakan atmosfer Liga Champions, Liga Europa, dan UEFA Conference League.