Panpel Mengantisipasi Antusiasme Penonton di Laga Krusial Grup A Piala Presiden 2022: Tiga Basis Suporter Besar Serbu Stadion Manahan

Kota Solo, Jawa Tengah akan dipadati puluhan ribu suporter sepak bola pada Jumat (24/6/2022). Pada hari tersebut, akan ada dua laga babak penyisihan grup A Piala Presiden 2022 yang dimainkan di Stadion Manahan.

Pada sore hari mulai pukul 16.00 WIB, akan ada laga yang mempertemukan Dewa United melawan Persis Solo. Sementara pada malamnya mulai pukul 20.30 WIB, akan ada laga PSIS Semarang melawan PSS Sleman.

Setidaknya ada tiga basis suporter besar akan menyambangi Solo dan Stadion Manahan. Persis Solo jelas sebagai tuan rumah membuat antusias sangat tinggi. Disusul suporter PSIS Semarang (Panser Biru dan Snex), serta dua kelompok suporter PSS yaitu Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS).

Hal itu menjadi tantangan tersendiri. Terutama bagi panitia pertandingan juga aparat terkait agar pelaksanaan Piala Presiden 2022 berjalan dengan lancar dan aman. Mereka harus bekerja keras untuk melakukan koordinasi adanya pertandingan yang melibatkan suporter dalam jumlah besar.

Apalagi di laga sebelumnya yang mempertemukan antara Persis Solo melawan PSIS Semarang pada Selasa (21/6/2022) lalu sempat diwarnai beberapa kejadian kurang mengenakkan. Sempat terjadi keributan antar kedua suporter baik di area Stadion Manahan maupun ketika di jalanan.

Adapun lokasi venue di Stadion Manahan, Solo relatif dekat untuk dijangkau suporter dari PSIS maupun PSS. Seperti saat PSS melawan Persita pekan lalu, tak kurang dari 10 ribu pendukungnya datang ke Manahan. Mengingat jarak dari Sleman ke Solo hanya 50 kilometer saja.

Begitu juga dengan suporter PSIS yang rela bolak-balik Semarang ke Solo dalam jumlah ribuan. Mereka berkonvoi dari Semarang ke Solo yang jaraknya sekitar 100 kilometer saja.

Gesekan serupa tentu diharapkan tidak terjadi lagi pada Jumat (24/6.2022) nanti. Ketua Panpel Stadion Manahan, Ginda Ferachtriawan mengaku pihaknya sudah melakukan berbagai macam koordinasi.

Salah satu hal esensial yang harus disiapkan oleh Panpel adalah ketersediaan lahan parkir untuk kendaraan para suporter. Ginda menyebut lahan parkir pendukung Persis, PSIS, dan PSS akan dipisahkan.

“Jadi dua hari ini kami rapat koordinasi, kemarin terkait lahan parkir tadi pagi dengan kapolres di Solo Raya, besok pertandingan dua kali. Panpel akan menyediakan lahan parkir yang terpisah untuk ketiga kelompok suporter,” kata Ginda kepada Bola.com.

Ginda menyebut untuk suporter Persis akan disediakan lahan parkir di dalam area Stadion Manahan. PSIS Semarang di sekitaran Jalan Adisucipto. Sementara untuk suporter PSS Sleman akan diarahkan untuk parkir di sekitaran Balekambang.

“Suporter Persis di Stadion Manahan, tidak kami sarankan di selatan. Karena di situ akan kami tutup jalannya. Saat pertandingan pertama berlangsung pintu kawasan akan ditutup karena untuk mempersiapkan laga kedua,” jelas Ginda.

“Suporter PSIS akan parkir di Jalan Adisucipto, suporter PSS di Balekambang kemungkinan. Mereka baru boleh masuk stadion ketika suporter Persis sudah keluar,” lanjut Ginda.

Lebih lanjut, Ginda Ferachtriawan juga berharap tidak ada gesekan yang terjadi antara para kelompok pendukung. Termasuk saat sudah di jalan pulang menuju rumah masing-masing.

Ginda menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan para Kapolres dari Solo Raya. Selain itu Panpel juga disebut sudah melakukan koordinasi dengan perwakilan kelompok suporter.

“Ada koordinasi dengan para Kapolres dari Solo Raya, mereka sudah memberikan arahan, sudah dikoordinasikan,” ungkapnya.

“Kami juga rapat dengan elemen suporter. Panitia berusaha membuat sistem yang baik, itu harus diimbangi komitmen dan kesadaran bersama. Penonton yang punya tiket silakan antre, penonton yang tidak punya tiket disarankan untuk tidak datang ke stadion,” tandasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.