Visi Brilian Dua Pelatih Eropa, Thomas Doll dan Bernardo Tavares Anggap Piala Presiden Bukan Ajang Penting

Thomas Doll dan Bernardo Tavares bisa menjadi teladan bagi klub Liga 1, Persija Jakarta dan PSM Makassar tak menganggap penting Piala Presiden.

Piala Presiden 2022 memunculkan dua pelatih yang menganggap turnamen itu bukan ajang penting dan lebih memprioritaskan ajang lebih besar.

Dua pelatih brilian yang baru tiba di Indonesia tersebut adalah Thomas Doll (Persija Jakarta) dan Bernardo Tavares (PSM Makassar).

Thomas Doll dan Bernardo Tavares sama-sama menganggap Piala Presiden 2022 bukan turnamen bermakna, sehingga cuma menurunkan tim pelapis.

Thomas Doll yang berpengalaman melatih klub besar Eropa seperti Borussia Dortmund dan Ferencvaros sedari awal menegaskan kebijakannya di Persija.

Doll memecah skuat Persija menjadi dua, dengan skuat pertama berisi pemain akademi dan skuat kedua bermaterikan tim utama.

Skuat pertama yang dipenuhi pemain muda dan pemain trial dipercaya turun pada dua laga pertama.

Adapun para pemain utama seperti Ondrej Kudela dan kawan-kawan baru diturunkan pada laga ketiga.

“Untuk dua pertandingan pertama, Persija akan menggunakan tim muda dan juga tiga pemain trial dari Jepang,” ucap Doll (15/6/2022).

“Dengan jadwal yang terlalu padat, saya rasa terlalu berisiko untuk tim, untuk Piala Presiden, saya rasa penting untuk pemain muda bisa punya pengalaman bermain.”

“Untuk target pribadi saya sekarang adalah 27 Juli 2022, yaitu tim siap untuk Liga 1,” tandasnya.

Kepercayaan Doll tak menghasilkan hasil bagus bagi Macan Kemayoran, mengingat tim itu keok 0-2 dari Barito Putera pada laga pembuka.

Namun, kekalahan itu justru memunculkan harapan, lantaran para pemain belia bisa menandingi Barito Putera hingga baru kebobolan pada 20 menit terakhir.

Kebijakan serupa lantas diikuti PSM Makassar yang mendatangkan pelatih anyar asal Portugal, Bernardo Tavares.

Bernardo Tavares memang menurunkan tim utama pada dua laga awal Piala Presiden, tetapi menginjak rem memasuki laga ketiga.

Ia menjelaskan, jadwal Piala Presiden terlalu padat sehingga berisiko bagi skuat PSM yang akan tampil di ajang lebih penting, Piala AFC 2022.

“Pertandingan nanti akan sangat berat karena saya harus mengganti beberapa pemain,” tutur Bernardo (18/6/2022).

“Mereka tidak bisa bermain penuh di tiga pertandingan, risikonya besar untuk cedera.”

Tavares mencadangkan trio Wiljan Pluim, Yakob Sayuri, dan Yance Sayuri hingga menit ke-57, serta mengistirahatkan beberapa pemain lain.

Striker Everton Nascimento juga cuma dimainkan hingga menit ke-83 untuk memberi kesempatan pada striker belia Ricky Pratama.

“Pemain saya bukan mesin, mereka juga butuh istirahat,” tegasnyanya.

Hanya lima hari mendatang, PSM sudah ditunggu Kuala Lumpur City FC di ajang Piala AFC 2022, lantas bentrok melawan Tampines Rovers tiga hari kemudian.

Sikap dua manajer di atas bisa ditiru klub lain, agar pemain tak tampil all-out yang justru bisa merugikan tim saat memasuki kompetisi sebenarnya.

Dampak negatif tampil terlalu serius di Piala Presiden sudah dirasakan Persib Bandung, di mana Ciro Alves dan Victor Igbonefo mengalami cedera patah tulang. (Bolanas)