Pelatih yang Campakkan Pratama Arhan Sudah Ditendang, Bisa Debut di Tokyo Verdy?

Pratama Arhan kembali ke Tokyo Verdy dalam keadaan yang berbeda, klub Jepang itu memecat Takafumi Hori dan menunjuk Hiroshi Jofuku.

Pratama Arhan mendapatkan peluang mencicipi debut bersama Tokyo Verdy yang telah menunjuk pelatih baru.

Pratama Arhan sempat meninggalkan Tokyo Verdy selama beberapa pekan untuk membela tim nasional Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023.

Lantas pada Senin (20/6/2022), Pratama Arhan resmi bergabung kembali ke sesi latihan Tokyo Verdy usai menjalani karantina selama tiga hari.

Arhan tergolong mampu memanfaatkan jeda internasional dengan optimal, terbukti dengan kepercayaan Shin Tae-yong di timnas Indonesia.

Tiga laga timnas Indonesia dilahap oleh Arhan, dengan dua kali tampil penuh dan sekali dimainkan hingga menit ke-78.

Dalam tiga laga tersebut, Arhan mempertontonkan kematangan lebih baik berkat tempaan Tokyo Verdy.

Sentuhannya lebih halus, tekelnya lebih diperhitungkan, dan umpan silangnya terlihat tak seperti kebanyakan crossing di Liga 1.

Dengan modal penampilan solid di level timnas Indonesia, Arhan pulang ke Tokyo Verdy dengan kepercayaan diri lebih tinggi.

Barangkali menjadi kabar baik bagi Arhan, pelatih yang selama ini “mencampakkan” dirinya sudah ditendang oleh klub.

Pelatih Takafumi Hori dipecat usai tak pernah meraih kemenangan dalam tujuh laga, yang membuat posisi Tokyo Verdy melorot hingga peringkat 11.

Takafumi Hori sejatinya diharapkan bisa memberi debut bagi Arhan di J2 League, tetapi tak mewujudkannya hingga ia dicopot.

Sang pengganti, Hiroshi Jofuku, bakal dihadapkan dengan ekspektasi sama, yaitu melibatkan Arhan dalam pertandingan resmi Tokyo Verdy.

“Saya merasa terhormat bisa terlibat dalam misi ini,” ucap Jofuku (14/6/2022).

“Saya ingin berbagi banyak kegembiraan dengan semua orang yang terlibat di Verdy, termasuk penggemar yang datang ke stadion,” sambungnya.

Hiroshi Jofuku pernah menangani pemain Indonesia, yaitu Irfan Bachdim kala ia bermain di Ventforet Kofu pada 2014.

Kini, pelatih berusia 61 tahun itu bakal menyaksikan talenta Indonesia lainnya yang berusia jauh lebih muda, Pratama Arhan.

“Halo semuanya suporter Tokyo Verdy dan suporter yang ada di Indonesia saya mulai per hari ini sudah bergabung dengan tim,” ujar Arhan (20/6/2022).

“Setelah menjalani karantina dan latihan mandiri, saya menjalani latihan dengan semangat dan disambut teman-teman dengan sangat senang,” tandasnya.

Arhan kembali pada momen yang tepat, mengingat Tokyo Verdy akan tampil di Piala Emperor (Piala FA Jepang) melawan Kawasaki Frontale.

Ajang itu bisa menjadi panggung rotasi bagi pelatih anyar, dan kemungkinan Arhan akhirnya bisa memenangi debut di Tokyo Verdy.