Rohit Chand Bongkar Kondisi Sepak Bola Nepal yang Kalah 0-7 dari Indonesia

Gegap gempita kemenangan Indonesia 7-0 atas Nepal dalam Kualifikasi Piala Asia 2023 masih terasa.

Kemenangan tersebut terasa begitu spesial karena mengantarkan Indonesia kembali ke Piala Asia setelah penantian selama 16 tahun.

Namun, kekalahan Nepal dari Indonesia tidak begitu mengejutkan dan sudah diprediksi sebelumnya.

Ranking FIFA kedua tim menjadi acuan pertama. Berdasarkan Footy Rankings, saat kedua tim berhadapan pada 15 Juni 2022, Indonesia berada di ranking 158 sedangkan Nepal di urutan 174.

Ranking Indonesia kemudian melejit ke posisis ke-155 pasca-kemenangan atas Nepal.

Selain itu, kondisi Timnas Nepal juga tidak kondusif karena masalah internal tim dengan pelatih Abdullah Al Mutairi.

Hal tersebut diungkapkan gelandang asal Nepal yang bermain untuk Persik Kediri, Rohit Chand.

Masalah internal tersebut membuat beberapa pemain andalan Timnas Nepal tidak dipanggil. Salah satunya adalah Rohit Chand.

Selain masalah internal, ia mengakui dari segi kualitas kompetisi Indonesia masih beberapa level di atas negaranya.

Pemain yang sudah satu dekade berkarier di Liga Indonesia tersebut menceritakan, klub di Nepal tidak terlalu banyak.

Selain itu kompetisi juga dilaksanakan terpusat di satu wilayah dengan waktu yang relatif singkat.

“Liga tidak sebaik di sini. Diikuti 14 tim dan hanya bermain di satu kota. Di ibukota negara (Kathmandu),” ujar mantan pemain Persija Jakarta.

“Di sana ada tiga stadion. Di liga kami tidak ada away ke kota lain. Liga berjalan sekitar tiga bulan saja. Tapi selain liga ada beberapa turnamen,” imbuhnya.

Pendapat Rohit Chand bisa dipertanggungjawabkan. Sebab ia sudah sama-sama lama bermain di Nepal dan di Indonesia.

Ia tercatat sudah merintis karier di Indonesia sejak 2012 silam. Tim pertama yang dibela adalah PSPS Pekanbaru.

Pada 2014, ia hijrah ke Persija Jakarta dan menjadi bintang di klub Ibu Kota tersebut.

Kemudian pada 2016-2017, pemain kelahiran Dailekh, Nepal 1 Maret 1992 tersebut meninggalkan Indonesia untuk mencicipi Liga Malaysia bersama T-Team dan Liga India bersama Manang Marshyangdi.

Pada pertengahan 2017, ia kembali bersama Persija dan bermain hingga musim 2021-2022 dan sekarang menjadi pemain Persik Kediri.