Akui Kelelahan, Shin Tae-yong Tertantang Tangani Timnas U-20 dan Senior

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku capek menangani tiga level berbeda, yakni U-20, U-23, dan senior. Tapi, dia menyukainya karena bisa menanamkan filosofi bermain sejak dini.

Meski kelelahan, Shin Tae-yong mengklaim tak ada masalah. Dia senang dengan sistem yang ada saat ini lantaran bisa memantau perkembangan pemain secara langsung.

Pekerjaan tersebut tentu memudahkan pelatih berusia 52 tahun itu untuk mempromosikan pemain berbakat ke tim senior, apabila ada kesempatan.

“Sampai saat ini sih tak ada masalah. Dengan begitu, memang bisa menemukan bentuk sepak bola Indonesia,” kata Shin Tae-yong, Jumat (7/6/22).

“Saya memang merasa capek. Tapi bagus, mulai dari usia dini U-20 dan senior. Sistem seperti ini harus dikembangkan lebih, jadi walaupun capek harus dibenahi,” lanjutnya.

Sekadar mengingatkan, PSSI telah memastikan Shin Tae-yong akan tetap menangani timnas Indonesia U-20 dan senior melalui Ketum Iwan Bule.

Namun, untuk U-23 kemungkinan dialihkan sementara ke tangan pelatih lain karena Shin diminta memusatkan perhatian ke Piala Dunia U-20 dan Piala Asia 2023.

Piala Asia 2023 dijadwalkan bergulir pada 16 Juni-16 Juli tahun depan, sedangkan Piala Dunia U-20 bisa saja dimainkan 20 Mei-12 Juni (mengacu jadwal 2021 sebelum batal karena pandemi).

Untuk itu, Shin Tae-yong mengatakan akan mencari skema terbaik untuk timnas Indonesia U-20 dan senior. Dia tak masalah dua kejuaraan itu digelar berdekatan.

“Kami memang sudah melangkah ke Piala Asia 2023 dan baru lolos, jadi belum berpikiran ke depannya bagaimana,” tutur Shin Tae-yong.

“Pastinya kedua tim ini (U-20 dan senior) akan dikontrol dengan baik dan dari sekarang membuat ide dan road map yang baik bagi dua tim ini,” jelasnya.

Setelah berhasil membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023, Shin Tae-yong langsung fokus ke U-20 karena ada dua turnamen dalam waktu dekat, yakni Piala AFF U-19 2022.

Piala AFF dimainkan pada 2-15 Juli dan Kualifikasi Piala Asia 2023, pada 14-18 September 2022. Indonesia juga jadi ruan rumah dua event tersebut.