Tekuk Persita 2-0, Seto Nurdiantoro Sebut PSS Masih Banyak Kekurangan

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, bersyukur dengan kemenangan 2-0 atas Persita Tangerang pada lanjutan babak penyisihan grup Piala Presiden 2022.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Kamis (16/6/22) tersebut, Seto mengaku jika PSS Sleman masih banyak kesalahan dan harus segera dibenahi Bagus Nirwanto dkk.

Kemenangan lewat gol Fandi Eko Utomo serta Riki Dwi Saputro menjadi persembahkan manis bagi 10 ribu suporter setianya yang memadati tribun timur dan selatan.

Kemenangan ini menjadi momen manis kedua setelah sukses menahan imbang Persis Solo 0-0. Empat poin membuat peluang PSS lolos ke babak berikutnya terbuka lebar.

Seto Nurdiyantoro mengapresiasi perjuangan timnya, meski tetap ada catatan yang perlu diperbaiki, seperti halnya laga pertama lalu.

“Kami syukuri hasilnya. Meski bisa memenangkan pertandingan, kami masih banyak kekurangan,”

“Masih banyak salah passing, masih banyak salah keputusan yang harus kita perbaiki, tapi saya mengapresiasi perjuangan para pemain,” kata Seto usai pertandingan.

Seto menilai laga ini berjalan menarik. Seperti dugaannya sebelum laga, Persita berupaya bangkit untuk menghasilkan yang terbaik.

“Persita saya pikir bermain cukup bagus. Kami sempat kesusahan dan kerepotan di babak pertama serta babak kedua. Tapi apapun itu, bukan tentang hasil, kami coba perbaiki untuk kedepan menjadi lebih baik,” tutur Seto.

Dalam laga ini, Seto melakukan rotasi pemain. Pos penjaga gawang yang sebelumnya ditempati Muhammad Ridwan digantikan Try Hamdani Goentara.

Boaz Solossa dan rekrutan anyar dari PSIS Semarang, Komarudin, dimainkan sejak menit pertama.

Cederanya Derry Rachman Noor juga menjadi kesempatan bagi eks PSMS Medan, Syaiful Ramadhan. PSS turut menempatkan Purwaka Yudi, berdampingan dengan Marckho Meraudje.

Seto menyebut rotasi ini penting dilakukan sebelum Laskar Sembada tampil pada ajang Liga 1 2022/2023.

“Saya memanfaatkan momen Piala Presiden ini untuk mencoba semuanya. Dari penampilan ini, harapannya pemain kemarin dan yang sekarang tampil, bisa sama cara mainnya, walau ada karakter yang berbeda,” papar Seto.

Yang menarik, dari sederet rotasi itu, PSS turut menampilkan Arlan Agma Dinata. Pemain dari akademi PSS itu diberi kesempatan dalam usia 19 tahun.

“Kita beri kesempatan biar muncul talenta-talenta lagi. Momen ini memang saya manfaatkan ke arah sana,” jelas Seto.

Setelah melawan Persita, PSS baru akan bertanding lagi pada 24 Juni 2022, melawan PSIS Semarang. Otomatis, ada waktu cukup panjang untuk Mario Maslac memulihkan cederanya.

“Atas saran dari dokter, Mario Maslac tidak kami bawa. Harapannya, di pertandingan selanjutnya sudah bisa,” papar Seto Nurdiyantoro.

Selain Maslac, ada rekrutan anyar asal Portugal, Ze Valente. Pemain yang sebelumnya tampil di Liga 2 Portugal ini baru tiba pekan ini.

Seto memberi waktu bagi Ze Valente untuk istirahat setelah menempuh perjalanan jauh ke Indonesia. Terkait kans tampil di Piala Presiden 2022, dia akan melihat kebugaran gelandang berusia 28 tahun tersebut.

“Ya kami daftarkan, tapi (peluang bermain) dilihat kondisinya. Kalau dia tampil ya berarti daftar beneran,” kata Seto Nurdiyantoro. (indosport)