Piala Presiden 2022: Keberadaan Persik Mania di Malang Jadi yang Pertama Dalam 8 Tahun Terakhir

Laga antara Persik Kediri kontra Persikabo 1973 pada turnamen Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang Minggu (12/06/22), menyisakan cerita tersendiri.

Perjuangan anak asuh Javier Roca tak sendirian, lantaran didukung Persik Mania dari tribun pintu 1.

Jumlah mereka memang tidak banyak, tapi keberadaan kurang lebih 50 suporter dengan warna kebesaran ungu itu memantik semangat juang Arthur Irawan dkk.

Persik pun menang dengan skor tipis 1-0 lewat gol Joanderson de Assis sekaligus menghuni runner-up klasemen Grup D.

Pemandangan ini selaras dengan keinginan pihak panitia pelaksana (panpel) laga Arema FC.

Bahwa panpel memang sangat terbuka dengan kehadiran para suporter lawan Arema FC selama gelaran Piala Presiden Grup D di Malang.

“Karena pada prisipnya, suporter sepak bola memang bukan musuh yang saling mematikan,” ujar Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.

“Tapi filosofi sepak bola adalah saling lawan. Karena tanpa lawan, satu tim otomatis tidak bisa bertanding,” tambah dia.

Sebelumnya pada Sabtu (11/06/22), kurang lebih 100 suporter PSM Makassar juga hadir di tengah puluhan ribu Aremania.

Kendati Arema FC kalah 0-1, namun tidak ada insiden secuil apa pun, laga berlangsung lancar hingga peluit panjang.

Keberadaan Persik Mania di markas Arema FC jelas menjadi pemandangan indah.

Untuk pertama kalinya, suporter setia Tim Macan Putih itu menjalani awaydays ke Malang dalam 8 tahun terakhir.

Sebelumnya, Persik Mania hadir saat Persik bermain imbang 2-2 dengan Arema pada kompetisi ISL di Stadion Gajayana Malang, (27/08/14).

Itu adalah wujud rekonsiliasi pertama antara Persik Mania dan Aremania seusai konflik sejak tahun 2003 silam.

Pada masa itu, duel Derby Jatim antara Persik versus Arema selalu bertensi tinggi hingga membuat kedua suporter tidak bisa berada dalam satu tribun.