Klub Malaysia Butuh Motivasi Hadapi Bali United

Pelatih klub Malaysia Super League (MSL) Kedah Darul Aman (KDA) FC, Aidil Sharin Sahak, mengaku tim besutannya membutuhkan motivasi tinggi saat menghadapi Bali United di pertandingan Grup G Piala AFC 2022 pada pekan depan.

Bali United telah ditunjuk menjadi tuan rumah Grup G untuk menjamu KDA, klub Filipina Kaya-Iloilo, serta wakil Kamboja, Visakha. Bali United menjadi lawan pertama KDA pada 24 Juni di Stadion Dipta Gianyar.

Aidil mengatakan, tim besutannya bakal menghadapi rangkaian pertandingan sulit di Grup G, terutama saat menghadapi Bali United. Selain duel ini menjadi awal menentukan langkah ke babak berikutnya, Aidil menganggap Bali United bukan tim yang mudah ditaklukkan di hadapan pendukungnya.

“Kami menghormati Bali, mereka adalah tuan rumah selain mempunyai pendukung fanatik. Kami harus bermotivasi untuk menghadapi tim yang solid. Kami harus berada di puncak kinerja untuk menampilkan pertunjukan di level tinggi,” tutur Aidil dikutip laman Stadium Astro.

Demi mendapatkan hasil positif, KDA telah merombak skuadnya belum lama ini. Perombakan dilakukan di tembok belakang setelah bek asal Korea Selatan Jang Suk-won dilepas berdasarkan kesepakatan bersama, karena menderita cedera yang membutuhkan waktu pemulihan cukup lama.

Lang Merah mendatangkan mantan penggawa timnas Thailand, Sanrawat Dechmitr, serta merekrut bek lokal dari Melaka United, Akmal Zahir. Kehadiran kedua pemain itu diharapkan bisa menutup lobang di barisan pertahanan.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Akmal asli Kedah, tapi belum pernah bermain untuk tim sejak memulai karir profesionalnya,” kata Aidil.

Sebelumnya, bek sayap Ariff Farhan Md Isa meyakini krisis di lini pertahanan akan teratasi sebelum mereka bertolak ke Pulau Dewata. Sektor ini tergolong rapuh, mengingat dalam sembilan pertandingan MSL, KDA sudah kebobola 17 gol.

“Ini adalah permasalahan kolektif yang harus kami selesaikan. Jeda internasional datang pada saat yang tepat. Kami memastikan untuk memperbaiki kesalahan yang telah kami lakukan. Kami ingin bangkit di Piala AFC, dan membawa momentum itu ketika Liga Super dilanjutkan,” imbuh Ariff dinukil laman The Star.

“Kami harus bangkit di sisa pertandingan di liga kami, dan juga membuat dampak di pentas kontinental.” (goal.com)