Pemain Asing Persis Solo Kaget Cuaca Terik, Jacksen Tiago: Dia Seperti Udang Goreng

Pelatih Persis Solo, Jacksen F. Tiago, menilai kondisi Aaron Evans dan Gerard Artigas masih belum maksimal. Keduanya perlu waktu untuk adaptasi agar bisa mengangkat performa Laskar Sambernyawa.

Dua pemain asing tersebut diturunkan Persis Solo dalam pembuka Piala Presiden 2022 menghadapi PSS Sleman di Stadion Manahan Solo, Sabtu (11/6/22).

Dalam laga yang berakhir imbang 0-0, Aaron Evans masuk pada menit ke-46 menggantikan Eky Taufik, sementara Artigas menyusul menit ke-59 (Kevin Gomes keluar).

Tampilnya Evans dan Artigas menjadi sebuah kejutan lantaran Evans dan Artigas baru mengikuti lima sesi latihan. Alhasil, dalam pertandingan mereka belum tampil dalam performa terbaik.

Jacksen Tiago mengatakan kebugaran Evans dan Artigas memang belum 100 persen. Makanya, apa pun yang ditampilkan Artigas dan Evans, dia bisa memakluminya.

“Seharusnya saya beri menit bermain yang lebih sedikit dari sekarang, namun karena keadaan dalam pertandingan memang perlu tambahan tenaga, saya masukkan saja. Mereka belum 100 persen untuk menampilkan kemampuannya,” kata Jacksen Tiago.

Bagi Aaron Evans, laga debut mungkin sedikit lebih mudah. Gelandang asal Australia ini sudah terbiasa dengan cuaca panas di Indonesia.

Namun bagi Gerard Artigas, cuaca Kota Solo yang sejatinya tak terlalu panas, terasa sangat berat. Sebelum berkarier di Indonesia, Artigas merumput di Spanyol dan Andorra.

Spanyol dan Andorra memiliki cuaca sejuk, bahkan cenderung dingin. Ketika bermain di Manahan dengan sorot matahari, Artigas terlihat kepayahan saat harus bermain dalam tempo tinggi.

“Artigas kelihatan masih struggling dengan cuaca. Dia selalu mengeluh soal cuaca. Tadi dia sudah seperti udang yang kalau digoreng itu merah sekali,” tutur Jacksen F. Tiago.

Namun, Jacksen Tiago melihat sisi positif dari Gerard Artigas. Sebelum masuk ke lapangan, dia memang tak dibebani target untuk mencetak gol.

Jacksen hanya meminta Artigas membuat kinerja lini depan lebih maksimal dan tim meraih kemenangan. Makanya, dalam beberapa momen Artigas kerap mencari keberadaan sang tandem, Samsul Arif.

“Saya rasa dia bisa kerja sama dengan Samsul Arif lebih baik lagi, cuma perlu lebih banyak latihan, karena dalam persiapan mereka belum pernah main berdua,” papar Jacksen.

Jadi, dengan satu performa melawan PSS Sleman, pelatih asal Brasil ini mengatakan masih terlalu dini untuk menilai kualitas dari dua rekrutan asing Persis Solo.

“Dengan latihan, dengan chemistry yang coba dibangun, semoga kami bisa memanfaatkan tenaga mereka dengan lebih baik lagi,” harap Jacksen Tiago.

Sebelumnya, Jacksen F. Tiago menyebut hasil imbang kontra PSS Sleman dalam laga pembuka Piala Presiden 2022 belum sesuai target tim. Pada babak pertama, performa tim di bawah standar yang diinginkan.

“Dari hasil jelas bukan hasil yang kita harapkan, tapi pada babak kedua pemain mampu menunjukkan perubahan yang signifikan, setelah kita tidak punya start yang baik,” kata Jacksen usai pertandingan.

Menurut Jacksen, performa pada babak pertama tak sesuai game plan yang disusun dalam latihan. Akibatnya, PSS bisa menguasai pertandingan.

“Penampilan babak pertama perlu ada evaluasi yang cukup mendalam kepada tim karena motivasi, ambisi untuk keluar sebagai pemenang tidak nampak. Baru kelihatan babak kedua. Itulah pekerjaan rumah yang besar menjelang pertandingan selanjutnya,” tandas Jacksen F. Tiago.

Sekadar mengingatkan, Persis Solo baru akan memainkan matchday kedua Grup A Piala Presiden 2022 kontra PSIS Semarang pada Selasa (21/6/22).