Fakhri Husaini Mintan Zulham Zamrun Tunjukkan Kedewasaan di Persela

Pelatih Persela Lamongan, Fakhri Husaini mengaku dirinya berharap banyak kepada Zulham Zamrun. Tak hanya soal permainan di lapangan, pelatih asal Aceh itu berharap rekrutan barunya itu dapat menjadi panutan di luar lapangan.

Pemain berusia 34 tahun itu memang kerap meninggalkan kesan negatif di setiap tim yang dibelanya. Musim lalu saat masih memperkuat AHHA PS Pati, ia pun sempat tersandung masalah lantaran melakukan aksi tak terpuji di sebuah laga uji coba.

Mirisnya, mantan pemain Persib Bandung itu justru melempar tantangan di sosial media setelah video pribadinya tersebar di dunia maya. Sontak, hal itu menjadi perhatian netizen tanah air yang terkenal kritis.

Alhasil, ia sempat dibekukan dari skuad.Nah kejadian ini yang tak ingin dilihat Fakhri dari sosok Zulham tahun ini. Ia berharap, sang pemain bisa menjadi panutan bagi para pemain lainnya terutama pemain belia yang dimiliki Persela.

“Saya berharap dengan semakin dewasanya Zulham, kehadirannya bisa memberikan nilai tambah buat Persela Lamongan dan motivasi juga untuk pemain muda lainnya. Dia bisa menjadi contoh, teladan dan panutan bagi pemain lainnya khususnya pemain muda,” harapnya.

Pelatih berusia 56 tahun itu optimis kedatangan Zulham bakal memberikan pengaruh positif bagi tim. Walaupun terbayang ulahnya di masa lalu, ia terus mewanti-wanti sang pemain agar tak berbuat onar di Lamongan.

Ia berharap sang pemain mampu menjadi sosok pemimpin yang dibutuhkan tim ini. Sehingga target lolos yang dicanangkan manajemen tak sekadar menjadi angin lalu.

“Semoga bisa berkontribusi. Bersama-sama bekerjasama dengan saya dan pemain lainnya, berupaya seoptimal dan sekuat mungkin mengangkat kembali Persela Lamongan ke Liga 1. Terima kasih kepada manajemen yang bisa menghadirkan kembali Zulham,” tegasnya.

Hubungan Zulham dan suporter Persela sempat renggang lantaran ulahnya pada 2014 lalu. Saat masih berseragam Mitra Kukar, ia kedapatan mengolok-olok loyalis Persela selepas pertandingan.

Tetapi dengan kerendahan hati, sang pemain meminta para pendukung melupakan ulah yang pernah dilakukan sebelumnya. Ia berjanji bakal memberikan yang terbaik bagi Persela musim ini.

“Senang sekali bisa kembali ke Persela. Keinginan kuat manajemen dan pelatih membuat saya mantap untuk bisa kembali ke Persela. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik. Yang lalu biarlah berlalu, mari kita sama-sama menatap masa depan yang lebih cerah. Ayo bangkit bersama,” tandasnya. (Bola.com)