Persaingan Ketat Jadi Kiper Utama Persib, Ini Kata Fitrul Dwi Rustapa

Kiper baru Persib Bandung, Fitrul Dwi Rustapa tidak memikirkan persaingan yang akan terjadi di tubuh Maung Bandung untuk bisa mendapat tempat sebagai starter di sektor kiper.

Fitrul Dwi Rustapa memang harus bersaing ketat dengan dua kiper seniornya di Persib yakni I Made Wirawan dan Teja Paku Alam, termasuk kiper muda yang baru dipromosikan dari Bandung United, Satrio Azhar.

“Di mana-mana setiap tim persaingan pasti ada, cuma saya tidak fokus pada persaingan itu,” ujar Fitrul usai latihan di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (19/5/2022).

“Saya lebih fokus pada perkembangan diri saya dan mudah-mudahan sesuai dengan apa yang diharapkan pelatih,” lanjutnya.

Satu hal yang pasti lanjut eks kiper Persipura Jayapura ini, selama di Persib, ia akan menunjukkan kemampuannya sebagai penjaga gawang lebih baik dari musim lalu.

“Target saya inginnya berkontribusi untuk Persib Bandung dan mau berprestasi lagi ke depannya,” tegas kiper asal Garut kelahiran 5 Juni 1995 ini.

Fitrul Dwi Rustapa mengaku senang sekaligus bangga akhirnya bisa memperkuat tim Persib Bandung setelah bertahun-tahun membela tim dari luar Jawa Barat, yakni Persegres Gresik (2016-2017) dan Persipura Jayapura (2018-2022).

“Ya, kurang lebih enam tahun saya berada di luar Jawa Barat untuk merintis karir sebagai pesepakbola profesional. Perasaannya sangat senang ya, luar biasa akhirnya bisa gabung Persib,” imbuh Fitrul.

“Apalagi saya punya mimpi dari dulu sejak saat saya di SSB, pertama kali tim yang dilihat itu adalah Persib Bandung, saat itu hati kecil saya ingin bergabung di sini.”

“Alhamdulilah selesai kompetisi liga 1 kemarin, saya dihubungi salah satu manager di Persib dan sesuai keinginan saya gabung di sini,” tambah Fitrul.

Fitrul resmi menjadi kekuatan baru Maung Bandung setelah dua kiper Persib, Muhammad Natshir dan Aqil Savik memilih untuk hengkang meski sudah mendapat tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen.

Muhammad Natshir atau akrab disapa Deden Natshir akhirnya bergabung bersama tim yang baru naik kasta tertinggi Liga 1, Dewa United, sementara Aqil Savik kabarnya merapat ke Bhayangkara FC.