Buka Kartu, Teco Jadi Motivasi Novri Setiawan Hijrah ke Bali United

Novri Setiawan mengakui keberadaan sosok pelatih Stefano Cugurra, menjadi salah satu alasannya memutuskan untuk berganti kostum Bali United untuk Liga 1 2022.

Pengalamannya bekerja sama di Persija Jakarta dulu membuatnya cukup mengenal sosok pelatih yang biasa disapa Teco itu. Sehingga ia sama sekali tidak ragu untuk bergabung ke Bali United untuk kembali bermain di bawah instruksinya.

“Alhamdulillah ada tawaran main disini, saya tidak banyak pikir (untuk menerima tawaran) karena saya sudah kenal pelatih,” ujar pemain asal Padang.

“Dia (Teco) juga sudah tahu kualitas saya, makanya saya langsung terima main di Bali United,” imbuhnya.

Bisa dibilang juga pelatih asal Brasil adalah pelatih yang cukup berjasa dalam karier Novri Setiawan.

Ditangan Stefano Cugurra, ia berhasil dipandang sebagai salah satu pemain sektor flank terbaik. Apalagi setelah berhasil mengantarkan tim berjuluk Macan Kemayoran juara Liga 1 2018 silam.

Sampai-sampai ia berhasil mendapatkan panggilan Timnas Indonesia pada 2019 saat pertandingan persahabatan melawan Myanmar, Jordania dan Vanuatu.

Novri Setiawan pun siap kembali mendapatkan puncak performanya dan mengukir cerita manis di Bali United dibawah asuhan Stefano Cugurra.

“Sebagai pemain baru pastinya termotivasi karena sudah 2 kali juara. Yang penting sebagai pemain saya siap kalau diberikan kesempatan main, kita tunjukan yang terbaik,” terangnya.

Disisi lain ia harus mengeluarkan usaha ekstra. Ia tidak lagi mendapatkan jaminan tempat utama seperti tim sebelumnya.

Meskipun Novri Setiawan bisa bermain baik di posisi winger dan fullback. Namun ia harus bersaing dengan pemain-pemain yang tak kalah top.

Di sektor winger ada Yabes Roni, Irfan Jaya dan Privat Mbarga. Sementara di fullback ia harus bersaing dengan Ardi Idrus, Ricky Fajrin dan Agus Mahendra.

Menanggapi hal tersebut ia tak mau fokus pada persaingan. Fokusnya adalah memberikan yang terbaik di setiap kesempatan yang diberikan demi tim.

“Kita sebagai pemain tidak melihat itu, semuanya tergantung pelatih yang penting kita siapa saja melakukan latihan yang terbaik dan tidak main-main, Pilihan tergantung pelatih,” pungkas pemain berusia 28 tahun.