Park Hang-Seo Sindir Shin Tae-Yong: Belum Tentu Lolos, Kok Bicara Jumpa Di Final SEA Games

Pelatih Vietnam Park Hang-seo merara heran dengan pernyataan arsitek timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong yang menginginkan kedua negara bertemu di pertandingan final SEA Games 2021.

Tae-yong yang menganggap performa timnas U-23 mengalami peningkatan setelah melalui tiga pertandingan, meyakini tim besutannya tidak hanya melaju ke semi-final, tapi juga partai puncak. Jika itu terjadi, Tae-yong berharap bisa bertemu lagi dengan Vietnam.

Baik timnas U-23 maupun Vietnam masih memiliki satu pertandingan sisa di Grup A yang menentukan kepastian mereka merebut tiket ke semi-final. Timnas U-23 akan menghadapi Myanmar, sedangkan Vietnam bertemu Timor Leste.

Saat ini Vietnam memuncaki klasemen Grup A dengan koleksi nilai tujuh, unggul satu poin dari timnas Indonesia yang berada di peringkat kedua. Myanmar menguntit di posisi ketiga dengan enam angka. Ketiga negara ini masih mempunyai peluang lolos ke semi-final.

Hang-seo mengatakan, ia lebih memikirkan tim besutannya lolos ke semi-final dibandingkan membicarakan partai final. Jika akhirnya kembali bertemu Indonesia, Hang-seo pun menegaskan kesiapannya.

“Ini pertanyaan yang sulit. Indonesia juga masih belum diketahui apakah akan lolos ke semi-final atau tidak. Bertemu atau tidak, buat saya normal saja. Kami masih punya satu pertandingan sisa, jadi sulit untuk membicarakan tentang final,” cetus Hang-seo dikutip laman Zing.

“Sepertinya kekalahan telak di pertemuan pertama membuat Indonesia merasa terpukul, sehingga coach Shin sedikit marah. Dia pernah bilang dia masih belum terima. Tapi kalau kami bertemu lagi [di final], saya akan siap.”

Hang-seo menambahkan, performa pemain Vietnam ketika mengalahkan Myanmar 1-0 tidak sesuai harapan. Mereka dinilai bermain buruk sepanjang 90 menit, dan terlalu sering membuang peluang.

“Saya pikir kami bermain jelek tidak hanya di babak pertama, tapi juga di babak kedua. Banyak penyebabnya. Menurut saya, operan antarpemain tidak berjalan bagus, pergerakan tidak seirama. Ada beberapa situasi di mana pemain harus tetap tenang, tapi mereka tidak melakukannya,” beber Hang-seo.

“Pemain masih sering membuat kesalahan, dan membuang peluang. Mereka perlu belajar dari pengalaman agar semakin matang. Untuk pertandingan berkutnya, saya tidak tahu apa yang akan dilakukan tim lawan. Tapi biasanya mereka beermain bertahan, dan saya sudah mengantisipasi kemungkinan itu.”