Faktor Ini Membuat Pemain Keturunan Jepang Mau Gabung RANS Cilegon FC

Rans Cilegon FC ternyata memiliki pemain lokal keturunan Jepang untuk Liga 1 musim depan. Sosok itu adalah bek tengah, Meru Kimura.

Meru Kimura sebelumnya bermain di Liga 2 2021 bersama PSKC Cimahi. Dia juga merupakan pemain jebolan Bali United U-18.

Pemain 20 tahun itu mengatakan mau bergabung dengan Rans Cilegon FC karena faktor pelatih Rahmad Darmawan. Lalu, setelahnya tim milik Raffi Ahmad itu memberikan tawaran resmi.

“Ke sini (Rans Cilegon FC), Salah satunya coach RD juga. Kemarin Liga 1 kan main di Bali dan saya sempat gabung latihan sama Bali United U-20 dan sempat uji coba sama timnya coach RD, terus Rans juga klub pertama yang berikan penawaran,” ujar Meru Kimura.

Ketika awal gabung Rans Cilegon FC, Meru mengaku sempat berlatih terpisah karena cedera ringan. Tapi, kini dia sudah pulih total dan siap berebut tempat utama di bek tengah.

“Saya sempat cedera, tapi kondisi sudah pulih. Kemarin awal masih latihan di pinggir lapangan,” katanya.

“Saya mikirnya ke depannya dapat posisi dulu di sini, jadi di mana pun latihan saya akan berikan yang terbaik. Target saya adalah cari posisi dan saya mau tunjukkan itu,” imbuh pemain yang pernah trial di Persik Kediri itu.

Meru Kimura lahir di Tokyo, Jepang, 27 Juni 2001. Dia memiliki darah Jepang dari ibunya dan mulai menetap di Bali, Indonesia sejak kelas 3 sekolah dasar.

Di Rans Cilegon FC, Meru Kimura merupakan pemain yang berposisi sebagai palang pintu, yakini bek tengah.

Ia akan bersaing dengan beberapa nama senior seperti Arif Satria, Hamdan Zamzani dan beberapa nama lain, termasuk pemain asing.

Meski begitu, Meru Kimura menegaskan akan bekerja keras dan siap bersaing untuk mendapatkan tempat utama di Liga 1 musim mendatang.

“Mungkin banyak senior di posisi bek tengah dan saya juga masih baru, tapi saya mau tunjukin bahwa saya tak mau kalah juga,” tuntasnya.

Karier sepak bola Meru Kimura diawali masuk SSB Mandala Putra dan Guntur. Pada 2016, Meru Kimura sempat ikut seleksi Bali United U-17.

Lalu 2018, pemain bertinggi 187cm itu bermain untuk Perseden Denpasar U-17 yang berlaga di Piala Soeratin.

Kemudian, Meru Kimura masuk ke skuad muda Bali United yang bermain di Elite Pro Academy U-18 2019. Sayang dia tak dilirik ke tim senior Serdadu Tridatu.

Akhirnya dia memilih menuju Persik Kediri sebelum Piala Menpora 2021. Tapi, ada kendala soal surat keluar dari manajemen Bali United tidak diberikan.

Setelahnya Meru Kimura kembali berlatih di Bali United Youth. Dia juga sempat merasakan trial bersama Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya, dan akhirnya ke PSKC Cimahi.