Jordi Amat Segera Tiba, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama Menyusul untuk Selesaikan Proses Naturalisasi

Calon pemain naturalisasi timnas Indonesia, Jordi Amat, dikabarkan akan datang ke Indonesia pada akhir pekan ini.

Jordi akan rencananya akan mendarat di Indonesia pada 16 Mendatang.

Dia menggunakan pesawat dengan rute penerbangan dari Bandara Internasional Barcelona menuju Bandara Soekarno Hatta, Jakarta dan sudah mengantongi tiket.

Selama di Jakarta pemain yang musim lalu membela tim Liga Belgia K.A.S Eupen ini akan menjalani beberapa agenda.

Pemain 27 tahun ini akan mengadakan kunjungan ke Kedutaan Besar Spanyol dan melakukan medical check up di Jakarta.

Sementara Sandy Walsh masih membutuhkan waktu di Belgia.

Dia masih melakukan beberapa urusan sebelum terbang ke Indonesia.

Sandy direncanakan berada di tanah air pada pekan depan.

Selain dua pemain tersebut Shayne Pattynama juga akan segera menyusul ke Indonesia.

Kabar ini disampaikan oleh anggota Exco PSSI Hasani Abdulgani melalui laman instagram pribadinya.

Shayne akan berangkat ke Indonesia setelah jeda Liga Norwegia yakni diatas tanggal 28 Mei mendatang.

Seperti diketahui proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat sedang dikebut.

Pasalnya, mereka diharapkan bisa tampil di Kualifikasi Piala Asia 2023.

Dua pemain ini akan semakin memperkuat skuad Garuda pada turnamen yang akan digelar pada bulan Juni mendatang.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengapresiasi langkah Kemenkumhan yang banyak membantu proses naturalisasi ini.

Bahkan, mereka bersedia membantu agar proses naturalisasi ini dipercepat agar sesuai dengan target.

”Kami sangat berterima kasih kepada Kemenpora dan Kemenkumham yang selama ini membantu proses naturalisasi ini.”

“Proses administrasi telah berjalan dan kami berharap semuanya berjalan lancar sehingga baik Jordi dan Sandy bisa segera memperkuat timnas Indonesia,” kata Yunus Nusi dilansir BolaSport.com dari laman PSSI.

Demi melaksanakan proses naturalisasi sesuai target PSSI sempat mengadakan pertemuan dengan Kemenkumham pada 26 April lalu.

Hasilnya, Direktur Jendral Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkumham, Cahyo Rahadian bersedia turun tangan.

Bahkan dia memberikan arahan kepada staffnya agar menyelesaikan proses naturalisasi ini lebih cepat.