JIS Jadi Markas Persija, Ketum The Jakmania Bakal Bangun Komunikasi dengan Suporter Sekitar Jakarta

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengaku akan membangun komunikasi dengan suporter yang berada di sekitar Jakarta setelah Jakarta International Stadium (JIS) menjadi markas Persija Jakarta.

Diketahui Persija Jakarta telah mendaftarkan JIS ke PT LIB (Liga Indonesia Baru) sebagai kandang tim untuk perhelatan Liga 1 2022-2023.

Persija Jakarta hanya tinggal menunggu bagaimana keputusan PT LIB terkait verifikasi JIS.

Sebelumnya, Persija Jakarta kerap berstatus klub musafir lantaran tidak memiliki homebase tetap.

Beberapa venue yang pernah dijadikan markas Persija Jakarta di antaranya Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat; Stadion Wibawa Mukti, Bekasi; dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

“Kami akan berkomunikasi ke beberapa teman suporter yang ada di Jakarta,” kata Diky Soemarno.

“Khususnya klub Liga 2 atau Liga 3,” sambung Diky Soemarno saat ditemui awak media dalam acara Trofeo Silaturahmi Jakarta di JIS, Sabtu (7/5/2022).

Diky Soemarno menyebut bahwa JIS pantas diberikan ke klub dengan julukan Macan Kemayoran itu.

Karena menurut Diky Soemarno, yang memperjuangkan pembangunan JIS adalah The Jakmania.

JIS yang bertaraf internasional ini mempunyai kapasitas 82 ribu kursi.

“Ya alhamdulillah seharusnya seperti itu, yang berjuang, teriak,” ujar Diky Soemarno.

“Teman-teman The Jakmania.”

“Sudah seharusnya JIS itu diberikan Persija sebagai homebase,” tutup Diky Soemarno.

Terakhir kali Persija Jakarta mempunyai homebase yaitu pada medio 2007.

Kala itu, Persija Jakarta berkandang di Stadion Lebak Bulus yang terletak di kawasan Jakarta Selatan.