Nadeo Argawinata Dulu Jadi Pelapis M Ridho di Borneo FC, Kini Keadaan Berbalik di Bali United?

M Ridho menghadapi Nadeo Argawinata yang telah berkembang pesat sejak ditempa bersama oleh Luizinho Passos di Borneo FC.

Bali United resmi menduetkan dua kiper berlabel timnas Indonesia, yaitu Nadeo Argawinata dan Muhammad Ridho.

Muhammad Ridho merupakan kiper pengoleksi 3 caps di timnas Indonesia, yang belakangan disalip oleh Nadeo Argawinata dengan 10 caps.

Muhammad Ridho resmi diperkenalkan sebagai kiper anyar Bali United pada Rabu (4/5/2022).

Bali United memang membutuhkan kiper anyar setelah melepas kiper kawakan Wawan Hendrawan dan Samuel Reimas.

Kabar buruk bagi Ridho, Nadeo sudah menahbiskan diri sebagai kiper Bali United sejak Liga 1 2021/22.

Nadeo Argawinata tampil dalam 17 laga pada musim lalu, lebih banyak dibanding Wawan (16 laga) dan Rakasurya Handika (1 laga).

Di sisi lain, Ridho justru mulai tersingkir ke bangku cadangan Madura United pada musim lalu.

Ia memang menjadi pilihan utama pada putaran pertama, tetapi cedera hamstring membuat Madura United merekrut kiper asing Hong Jeong Nam.

Dengan demikian, Ridho tampak akan diplot menjadi kiper pelapis untuk Nadeo pada Liga 1 musim depan.

“M Ridho resmi kami rekrut setelah Wawan dan Samuel berakhir kontraknya,” ujar CEO Yabes Tanuri (4/5/2022).

“Tim pelatih meyakini bahwa M Ridho adalah salah satu penjaga gawang paling berkualitas di Indonesia dan sesuai dengan kebutuhan tim,” jelasnya.

Jika benar Ridho akan menjadi serep bagi Nadeo, situasi itu merupakan kebalikan dari situasi di Borneo FC beberapa musim lalu.

Pada Liga 1 2017, Ridho yang lebih senior merupakan kiper utama Pesut Etam dengan pelapis Nadeo yang baru berusia 20 tahun.

Saat itu, Ridho dan Nadeo mendapatkan pelatih kiper berkualitas dalam diri Luizinho Passos.

Selepas Ridho memilih hengkang ke Madura United pada 2019, Nadeo naik pangkat menjadi kiper nomor satu Borneo FC.

Nadeo kemudian didapuk menjadi kiper timnas Indonesia U-23, lalu memenangi kepindahan ke Bali United.

Nadeo pada mulanya cuma diplot sebagai pelapis Wawan Hendrawan, tetapi bisa menggeser kiper veteran itu dalam waktu dua tahun.

Musim depan, menarik dinantikan bagaimana pembagian menit tampil antara Nadeo Argawinata dan Muhammad Ridho.