Thomas Doll Diminta Bawa Persija Jakarta Berprestasi di AFC Cup

Wakil Presiden Persija Jakarta, Ganesha Putera, berharap Thomas Doll bisa memberikan buktinya dengan mampu membawa Macan Kemayoran berprestasi salah satunya di AFC Cup.

Untuk itu, manajemen Persija Jakarta pun langsung menyodorkan kontrak durasi tiga musim kepada pelatih asal Jerman tersebut.

Kepada awak media termasuk BolaSport.com, Ganesha Putera mengatakan bahwa manajemen Persija Jakarta mempunyai prinsip yang sangat matang terkait jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Oleh karena itu, manajemen Persija Jakarta menunjuk Thomas Doll sebagai pelatih kepala.

Pada musim pertamanya, Thomas Doll diharapkan mampu membawa Persija Jakarta mengakhiri kompetisi di lima besar.

Lanjut pada musim kedua, eks pelatih Borussia Dortmund itu harus membawa Persija Jakarta tampil di AFC Cup.

Di musim ketiganya, pelatih berusia 56 tahun itu harus membuat Persija Jakarta berprestasi di AFC Cup.

Jika target itu berhasil, maka kontraknya akan diperpanjang dan diminta bisa membawa Persija Jakarta tampil di Liga Champions Asia.

Persija Jakarta terakhir kali tampil di AFC Cup pada 2018 dan 2019.

Setelah itu, Pasukan Ibukota selalu gagal tembus mendapatkan tiket tersebut.

“Kami ingin dalam tiga tahun itu Persija Jakarta harus naik level dan bisa sukses di AFC Cup.”

“Berdasarkan visi dan misi itu, kami rancang strategi supaya bisa tercapai salah satunya kami harus mempunyai pelatih dengan karakter kuat.”

“Lalu pelatih itu mempunyai reputasi dan pengalaman di liga domestik dan juga luar, sedangkan Thomas Doll mempunyai pengalaman itu,” ucap Ganesha Putera.

Ganesha Putera mengakui bahwa ada beberapa kandidat pelatih lain sebelum Persija Jakarta mengumumkan Thomas Doll.

Meski begitu, ia tidak mau membeberkan nama-nama pelatih tersebut.

“Ada beberapa nama dan manajemen memilih serta meruncutkan ke satu tama berdasarkan pengalaman yakni Thomas Doll.”

“Dia orang yang tepat untuk mewujudkan mimpi kami, itu sedikit gambarannya,” ucap Ganesha Putera.

Thomas Doll mengawali kariernya sebagai pesepakbola dengan memperkuat tim junior BSG Lokomotiv Malchin pada 1972-1979.

Kemudian, ia pindah ke Hansa Rostock pada 1979-1983.

Gemilang bersama Hansa Rostock, Thomas Doll dipromosikan ke tim senior sampai 1986.

Selanjutnya ia membela Dinamo BFC, Hamburger SV, Lazio, Eintracht Frankfrut, Bari, dan kembali lagi ke Hamburger SV.

Selama kariernya, ia juga pernah membela timnas Jerman.

Usai pensiun dari pesepakbola, ia melanjutkan kariernya ke pelatih dengan menukangi Hamburger SV U-19.

Ia juga sempat dipercaya untuk menjadi pelatih kepala tim senior Hamburger SV, Borussia Dortmund, Genclerbirligi, Al-Hilal, Ferencvaros, Hannover 96, dan APOEL.

Kini, ia memutuskan melanjutkan kariernya di Persija Jakarta.

“Thomas Doll mempunyai satu metedologi untuk membangun tim bukan hanya sekedar untuk mencari nafkah.”

“Dia ingin membangun klub itu untuk bisa lebih meningkat,” tutup Ganesha Putera.