Persik Kediri Jelaskan Proses Top Skorer Tim Hengkang

Kepergian Youssef Ezzejari Lhasnoui ke Bhayangkara FC sejauh ini masih menyisakan misteri bagi publik sepak bola Kediri di Liga 1.

Javier Roca pun sedikit menjelaskan perihal hengkangnya striker berpaspor Spanyol dan Maroko itu.

Terlebih, publik di Kediri sudah sangat yakin Youssef Ezzejjari kembali menjadi bagian proyeksi untuk musim depan.

Lantaran performanya cukup berkontribusi dengan menjado top skorer Persik lewat lesakan 18 gol dari 32 kali tampil.

Namun, Tim Macan Putih lalu merilis Youssef dilepas pada Senin (04/04/22) lalu.

Bagi Javier Roca, keputusan pindah sepenuhnya berada di tangan sang pemain.

“Youssef sudah ke Bhayangkara FC, mau bagaimana lagi,” bilang Pelatih Persik Kediri tersebut.

Dia juga melakukan klarifikasi, bahwa sebenarnya Youssef hengkang bukan karena tak masuk proyeksi tim.

“Sebenarnya bukan karena dia tidak masuk skema permainan kami,” beber Roca.

“Lagipula, siapa yang tidak ingin mempertahankan top skor tim?,” tambah dia.

Kendati demikian, Javier Roca enggan merinci alasan Youssef Ezzejari yang hengkang meski diharapkan kembali berbaju Persik.

Beragam spekulasi pun merebak, terutama Persik kalah secara nominal dalam upaya memberi perpanjangan kontrak.

“Dia (Youssef) pemain yang bagus, dan kebetulan bisa mencetak 18 gol,” tutur pelatih kebangsaan Chili itu.

“Jadi cukup wajar jika banyak klub yang berebut dia, apalagi di sepak bola modern,” tambah dia.

Apa pun itu, Roca tetap punya tugas berat untuk mencari striker asing pengganti yang minimal sepadan dengan kualitas Youssef Ezzejari.

Aktivitas transfer Persik Kediri sendiri masih berlanjut dalam bursa transfer jelang bergulirnya Liga 1 musim 2022/2023 mendatang.

Kali ini, Tim Macan Putih menambah lini serang dengan merekrut Arsyad Yusgiantoro. Arsyad sekaligus menjadi pemain ke-5 yang didatangkan Persik dari PSS Sleman.

Javier Roca menerangkan bahwa proses perekrutan Arsyad sudah berjalan sejak paruh musim Liga 1, Januari 2022 lalu.

“Sudah sejak pertengahan musim lalu kami coba untuk mendatangkan Arsyad,” bilang Pelatih Persik Kediri itu melalui rilis Kamis (28/04/22).

“Namun karena memang masih terikat kontrak dengan klub lamanya,” imbuh Roca.

Persik Kediri memastikan staf kepelatihan yang dipimpin Javier Roca tetap bertahan untuk Liga 1 musim 2022/2023 mendatang.

Itu artinya, Javier Roca akan tetap bekerja sama dengan para asisten pelatih musim lalu.

Staf kepelatihan yang sama, yakni ketika mengantar Tim Macan Putih mencapai target untuk bertahan di Liga 1.

Tak hanya itu, Javier Roca dan jajarannya juga sukses mengantar Persik finis di peringkat ke-11 klasemen Liga 1 musim 2021/2022 lalu lalu.

“Saya pikir, pilihan manajemen untuk mempertahankan tim kepelatihan ini sudah sangat tepat,” tutur Javier Roca pada Rabu (27/04/22).