APPI Melihat Kasus Marko Simic Sama Seperti Alex Goncalves di Tira Persikabo

Kasus belum dibayarnya gaji Marko Simic oleh Persija Jakarta selama satu tahun disinyalir memiliki kesamaan dengan apa yang dialami oleh mantan penggawa asing Tira Persikabo, Alex Goncalves.

Kabar mengejutkan memang dilontarkan oleh bomber asal Kroasia, Marko Simic. Dimana dia memutuskan kerja sama secara sepihak bersama Persija Jakarta.

Penyerang berusia 34 tahun ini terpaksa mengambil langkah ini karena dia mengaku tidak menerima gaji selama satu tahun. Pengumuman ini pun diutarakan Marko Simic melalui surat terbukanya di Instagram pribadinya.

Hal ini pun mendapat respons dari APPI. Melalui General Manager APPI, Hardika Ajie bahwa kasus Marko Simic memiliki kesamaan dengan kasus bomber Tira Persikabo, Alex Goncalves.

Baik Marko Simic dan Alex Goncalves sama-sama meminta hak mereka pada 2020 di mana Liga 1 dihentikan karena pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, ketika itu ada kebijakan pemangkasan gaji hingga 75 persen yang dikeluarkan oleh PSSI karena berhentinya kompetisi Liga 1.

“Memang ada kasus antara Persija dengan Marko Simic. Namun secara profesional, dia menunjuk pengacara dari negaranya,” buka Hardika Aji kepada wartawan.

“Ke APPI hanya sebatas komunikasi dan advise sebagai anggota,” tambah ia.

Hardika Aji mengatakan sejatinya banyak pemain asing yang mengalami kasus serupa. Namun dia belum bisa menginfokan secara detail karena memang APPI tidak memiliki kuasa akan hal tersebut.

Detailnya tidak dapat diinfokan karena kami enggak pegang kuasa. Namun dampak dari kontrak semasa era pandemi yang harus terubah karena adendum,” terangnya.

“Mirip (kasus Alex). Yang asing di Liga 1 2020 tapi ga main di Liga 1 2021/2022 kan rata-rata karena nggak sepakat tentang adendum. Ada yang berujung di DRC FIFA, ada yang sepakat terminate,” pungkasnya