Dejan Antonic, Pelatih Tepat pada Saat yang Pas untuk Barito Putera

Manajemen Barito Putera memperkenalkan Dejan Antonic sebagai pemimpin Laskar Antasari, julukan Barito, untuk mengarungi Liga 1 2022-23.

Ia menggantikan posisi Rahmad Darmawan yang memutuskan kembali ke RANS Cilegon FC usai menyelamatkan Barito Putera dari degradasi Liga 1 2021-2022.

Dejan Antonic diperkenalkan melalui media sosial klub, Jumat (22/4/2022) ini.

“Saya bukan orang asing dalam sepak bola Indonesia. Indonesia adalah rumah kedua saya. Sekarang saya sudah siap untuk petualangan saya yang baru.”

“Saya coach Dejan Antonic, salam Barito, Wasaka,” bunyi narasi video perkenalan pelatih berusia 53 tahun itu.

Berlabuhnya Dejan Antonic ke Barito Putera tidak terduga. Sebab komunikasi kedua belah pihak sama sekali tidak terendus publik dan media.

Dejan Antonic adalah pelatih yang tepat untuk Barito Putera yang butuh pelatih berpengalaman di Liga Indonesia.

Sebab, skuadnya dihuni mayoritas pemain muda produk akademi sendiri, sehingga butuh sosok yang bisa mengayomi dan mengarahkan jiwa-jiwa muda itu.

Ia sudah mengenal Liga Indonesia sejak menjadi pemain dan tercatat pernah memperkuat Persebaya Surabaya, Persita Tangerang dan Persema Malang dari 1995 sampai 1997.

Setelah pensiun pada 2005, ia langsung menjajaki dunia kepelatihan di Liga Hong Kong.

Bahkan ia sempat mendapatkan kepercayaan menjadi pelatih timnas Hong Kong pada 2008-2009.

Dejan kembali ke Indonesia pada 2012 saat menukangi Arema Indonesia. Setelah itu ia berpetualang ke Pro Duta, Pelita Bandung Raya, Persib bandung, Borneo FC, Madura United dan PSS Sleman.

Musim lalu Dejan juga menyemarakkan Piala Menpora 2021 dan Liga 1 2021-2022 bersama PSS Sleman.

Ia mengantarkan Super Elang Jawa, julukan PSS, peringkat ketiga turnamen pra musim tersebut dengan mengalahkan Persebaya Surabaya, Persik Kediri dan Bali United yang menjadi fenomena di Liga 1 2021-2022.

Sayang, kiprahnya di Liga 1 2021-2022 tidak berakhir indah. Pelatih asal Serbia tersebut hanya mampu bertahan 17 pekan sebelum dilengserkan karena dirasa tidak mampu memenuhi ekspektasi.

Meskipun demikian, selama 17 pekan ia menjabat prestasi PSS Sleman tidak terlalu buruk. Tim mengoleksi lima kemenangan, enam hasil seri, enam kekalahan dan bertengger di posisi ke-11.

Setelah ia pergi, performa PSS merosot drastis sampai sempat terancam degradasi di pengujung musim.

Perkenalan Dejan Antonic sebagai pelatih baru juga menjadi tanda dimulainya persiapan Barito Putera dalam menyongsong Liga 1 2022-2023 yang rencananya bergulir 27 Juli 2022.