Latih Persita Jadi Pertaruhan Karier Alfredo Vera di Liga 1

Persita Tangerang baru saja memperkenalkan Alfredo Vera sebagai pelatih anyar. Pelatih asal Argentina tersebut menggantikan peran Widodo Cahyono Putro yang dikabarkan bakal berlabuh di Bhayangkara FC.

Menurut manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara, penunjukan Alfredo Vera yang menangani Persipura Jayapura di BRI Liga 1 musim lalu, sudah diputuskan sebelum kompetisi berakhir.

“Kami baru mengumumkan sekarang karena menghormati kontraknya di Persipura yang baru saja berakhir,” ujar I Nyoman Suryanthara dalam akun medsos klub, Selasa (19/4/2022).

Alfredo Vera mengaku antusias menerima tawaran kembali berkiprah di kompetisi kasta tertinggi Indonesia bersama Persita.

“Terima kasih atas kepercayaan ini. Semoga kami bisa bersinergi untuk menghasilkan maksimal pada musim depan,” kata Alfredo seraya menambahkan dirinya sudah mengantongi sejumlah nama pemain lokal dan asing untuk dibawa ke Persita Tangerang, serta pemain lama yang akan diusulkan untuk dipertahankan.

Pertaruhan Karier

Bagi Alfredo, menangani Persita Tangerang jadi momentum pertaruhan kariernya di level Liga 1. Sebelumnya, pencapaian Alfredo terbilang minor.

Ia tercatat dua kali gagal membawa timnya bertahan di Liga 1 dengan status sebagai pelatih pengganti. Selain Persipura, Afredo juga pernah menghadapi kenyataan pahit yang sama ketika menangani Sriwijaya pada musim 2018.

Tak hanya itu, kontrak Alfredo pun diputus saat kompetisi berjalan ketika melatih Persebaya pada 2018 dan Bhayangkara FC pada musim 2019.

Sebelum ke Persipura menggantikan peran Jacksen F. Tiago di BRI Liga 1, Alfredo Vera tak mampu membawa Persiba Balikpapan meraih hasil maksimal di Liga 2 2021/2022.

Ketat, PSS Sleman Paksa Persipura Bermain Imbang Tanpa Gol

Tapi, kiprah Alfredo sebagai pelatih di kompetisi Indonesia, sejatinya tak terlalu buruk. Pria kelahiran 18 Agustus 1972 tersebut pernah membawa Persipura Jayapura juara di Torabika Soccer Championship 2016.

Ketika itu, ia menggantikan peran Jafri Sastra yang dinilai tak mampu memenuhi harapan manajemen dan suporter Persipura pada ajang pengganti kompetisi resmi itu.

Tak hanya trofi juara, Alfredo dinilai sukses memunculkan pemain muda Persipura ketika itu seperti Oslvado Haay dan Ferinando Pahabol.

Setelah tak melanjutkan kerjasama dengan Persipura pasca-Piala Presiden 2017, Alfredo menerima tawaran Persebaya Surabaya yang berkiprah di Liga 2 2017.

Hasilnya Tim Bajul Ijo meraih trofi juara sekaligus promosi ke Liga 1.Jadi, tak tertutup kemungkinan Alfredo meraih sukses bersama Persita.

Paham Atmosfer Sepak Bola Indonesia

Seperti yang dialami oleh Eduardo Almeida. Sebelum ke Arema FC, pelatih berpaspor Portugal itu gagal membawa Semen Padang lolos dari degradasi di Liga 1 2019. Seperti diketahui, bersama Almeida, Arema sempat bersaing di jalur juara BRI Liga 1.

Apalagi, Alfredo paham betul dengan atmosfer kompetisi Indonesia, baik sebagai pemain dan pelatih. Ketika masih aktif sebagai pemain, ia tercatat pernah berkostum Persekap Pasuruan, PSAP Sigli dan PSS Sleman pada periode 2005 sampai 2009.

Setelah melanjutkan karier sebagai pelatih, selain sejumlah klub yang telah disebutkan di atas, Alfredo juga pernah menangani Persela Lamongan, Gresik United serta Borneo U-21.