Saddil Ramdani Buat Gestur Bertanya pada Ong Kim Swee, Mengapa Diganti di Menit 40 Meski Tak Ada Cedera?

Saddil Ramdani menyampaikan gestur bertanya kepada Ong Kim Swee usai diganti pada menit ke-40, masih hangat polemik SEA Games 2021.

Saddil Ramdani tidak biasanya ditarik keluar pada babak pertama dalam laga terbaru Sabah FC di Liga Super Malaysia 2022.

Pergantian kontroversial terhadap Saddil Ramdani tersebut dilakukan tak lama setelah polemik Sabah FC dengan PSSI soal SEA Games 2021.

Sabah FC sebelumnya bersikap tegas tak mau melepas Saddil Ramdani ke timnas Indonesia U-23, dengan bersandar pada regulasi FIFA.

Federasi sepak bola dunia memang menyatakan pihak klub tak diwajibkan melepas pemain untuk ajang non-kalender FIFA seperti SEA Games 2021.

Alhasil, Saddil Ramdani terpaksa bertahan di Sabah FC mengingat kualitasnya sangat dibutuhkan di Liga Super Malaysia.

Hanya saja, laga terbaru melawan Kuala Lumpur City FC, Sabtu (16/4/2022), mengindikasikan telah terjadi kemungkinan friksi antara Saddil dan pelatih Ong Kim Swee.

Pada laga Kuala Lumpur City FC vs Sabah FC, Saddil sejatinya tampil sebagai starter dan terlihat bermain sesuai standar.

Kalaupun Saddil tak banyak mengkreasi peluang, itu terjadi lantaran kubu Kuala Lumpur City FC yang memang sanggup menahan potensi ledakan lini serang tim tamu.

Ong Kim Swee lantas menarik keluar Saddil pada menit ke-40 dan memasukkan penyerang berusia 41 tahun Amri Yahyah.

Saat berjalan menuju bangku cadangan, Saddil terlihat mengangkat tangan seperti gestur bertanya pada sang pelatih.

Winger berusia 23 tahun itu pada akhirnya tetap menyalami Ong Kim Swee dan tak menimbulkan gaduh hingga duduk di bench.

Keputusan Ong Kim Swee di atas memang menimbulkan tanda tanya, terutama jika melihat menit bermain Saddil pada empat laga sebelumnya.

Pada empat laga tersebut, Saddil mengecap menit main sebanyak 90, 90, 84, dan 86 menit.

Terlebih, masuknya Amri Yahyah juga tak mengubah jalannya pertandingan semalam.

Sabah FC harus mengakui keunggulan Kuala Lumpur City FC asuhan Bojan Hodak dengan skor 2-0.

Sulit untuk tidak menghubungkan situasi tak mengenakkan tersebut dengan polemik Sabah FC dengan timnas Indonesia U-23.

“Masalah ini sudah didiskusikan antara klub dan Saddil di mana sang pemain memahami alasan klub tak melepasnya di luar kalender FIFA,” tulis Sabah FC (14/4/2022)

“Sebagai catatan, Saddil Ramdani adalah pemain kunci dan tidak ada tim di dunia ini yang mau melepas pemain berkualitas di luar kalender FIFA,” tegas Sabah FC.

Alasan logis bagi Ong Kim Swee dalam menari keluar Saddil barangkali adalah sang winger mengalami cedera, atau tak memberikan fokus 100 persen.