Kontrak di FC Utrecht Segera Habis, Bagus Kahfi Bakal Pindah ke Belgia?

Kontrak Bagus Kahfi dengan Utrecht akan habis pada akhir musim 2021/2022. Sejauh ini, belum ada tanda Bagus Kahfi akan mendapat kontrak baru. Sejumlah rencana kini mulai disusun eks pemain Timnas Indonesia U-19 itu.

Bagus Kahfi menandatangani perjanjian berdurasi satu setengah musim, dengan klausul perpanjangan dua tahun bersama FC Utrecht pada Februari 2021.

Bagus Kahfi lebih dulu ditempatkan di Utrecht U-18 untuk mengembalikan kondisinya pasca-cedera parah, sebelum dipromosikan ke Jong Utrecht pada musim ini.

Namun, Bagus Kahfi gagal bersaing di Jong Utrecht. Penyerang berusia 20 tahun itu cuma main sekali dari 34 partai Jong Utrecht di Eerste Divisie alias kasta kedua Liga Belanda.

Sebiji penampilan Bagus Kahfi terjadi dalam pekan keempat Eersted Divisie ketika Jong Utrecht menang 3-0 atas SC Telstar pada 27 Agustus 2022. Dia bermain selama tiga menit setelah masuk pada menit ke-87.

Pindah ke Belgia atau Yunani?

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani sempat bertemu dengan Bagus Kahfi di Utrecht, Belanda. Dia menceritakan bahwa pemain berambut kribo itu masih ngebet bermain di Eropa.

Hasani dan Bagus Kahfi menonton bareng laga FC Utrecht melawan Fortuna Sittard di Stadion Galgenwaard pada 9 April 2022.

“Saya tidak tanya terkait masa depannya di Utrecht. Saya bertanya mengenai bagaimana kondisinya di Utrecht, dia bilang bagus dan latihan terus hampir dua tahun,” kata Hasani ketika dihubungi Bola.com beberapa waktu lalu.

Situasi Bagus Kahfi yang masih minim kesempatan, bahkan tidak dipercayai lagi oleh Jong Utrecht membuat opsi perpanjangan kontrak seolah mustahil untuk diaktifkan.

“Dia masih ingin bermain di Eropa. Tidak tahu dia mau cari klub di Yunani atau Belgia. Kalau di Belanda, dia bilang persaingannya banyak. Begitu saja. Ngobrolnya sambil nonton,” jelasnya.

Sulit Bersaing di Belanda

Seusai debutnya bersama Jong Utrech itu, Bagus Kahfi tidak hanya tiga kali masuk skuad di Eerste Divisie pada pekan keenam, kedelapan, dan ke-14. Sisanya, eks pemain Timnas Indonesia U-19 itu menghilang.

Bagus Kahfi juga hanya beraksi tiga menit bersama Jong Utrecht sepanjang musim ini.

Sementara itu, Hasani memang terbang ke Belanda dan Belgia pada beberapa waktu lalu. Dia menemui tiga calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama.

Hasani juga bertemu dengan dua pemain muda keturunan di Belanda. Keduanya adalah Jim Croque dan Ivar Jenner. Keduanya diproyeksikan untuk membela Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023. (Bola.net)