Nusa Tenggara Barat Tambah 8 Klub Baru di Liga 3

Asprov PSSI Nusa Tenggara Barat (NTB) terus kerja keras agar wakil mereka di putaran nasinal Liga 3 musim depan bertambah.

Awal pekan ini pada Selasa (12/4/2022), Asprov PSSI NTB menyerahkan hasil kongres kepada PSSI Pusat di Jakarta.

Dikutip dari akun Instagram resmi Asporov PSSI Nusa Tenggara Barat, @asprovntb, laporan itu diserahkan langsung sang ketua organisasi Mori Hanafi.

Mori juga menjelaskan, Asprov PSSI NTB menyerahkan laporan kongres biasa organisasi yang dipimpinnya kepada Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Dalam laporan itu juga ada permohonan penerimaan klub anggota PSSI yangg diputuskan saat kongres serta menyerahkan permohonan perubahan nama klub.

Untuk penetapan klub anggota Asprov PSSI NTB, menurut Mori Hanafi, akan dilakukan PSSI Pusat melalui kongres.

Penetapan dilakukan sekaligus dengan mendata pemain dan personel yang ada dalam klub tersebut.

Ada delapan klub yang disahkan sebagai calon anggota Asprov PSSI NTB. Mereka berasal dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok.

Empat klub dari Pulau Sumbawa adalah Panser FC (Kabupaten Sumbawa Barat/KSB), Bomber FC (KSB), Lebah FC (Sumbawa), dan PS Sumbawa (Sumbawa).

Sedangkan empat klub asal Pulau Lombok adalah Infa FC (Mataram), Mandalika FC (Loteng), Bintang Ampenan (Mataram), dan Garuda Muda (Lombok Barat).

Dengan tambahan delapan klub ini, maka ada 26 klub yang mengikuti Liga 3 NTB musim depan. Itu terdiri dari 11 klub asal Pulau Sumbawa dan 15 klub asal Pulau Lombok.

Selain itu, ada pergantian nama salah satu klub asal KSB. PS Sumbawa Barat berganti nama menjadi Cordova University FC.

Di Liga 3 NTB 2021, dua wakil provinsi itu maju ke putaran nasional yaitu Perslobar dari Kabupaten Lombok Barat dan PS Bima Sakti asal Kota Mataram.

Sayang, dua wakil Nusa Tenggara Barat di putaran nasional Liga 3 2021-2022 hanya bermain dalam fase awal saja atau babak 64 besar.

Perslobar gabung Grup B di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang tetapi finis di posisi tiga klasemen akhir pool mereka.

Klub ini menang atas Panipi Raya dari Gorontalo, lalu bermain imbang dengan wakil Jawa Timur, Persida Sidoarjo dengan skor 1-1.

Namun pada laga pamungkas, Perslobar kalah 0-1 dari Belitong FC asal Provinsi Bangka Belitung.

Untuk PS Bima Sakti, mereka gabung Grup L dan memainkan laga di Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo.

Sayang, PS Bima Sakti gagal menang dalam tiga laga dan jadi juru kunci di pool mereka. Laga pertama, mereka kalah 1-2 dari Gasma Enrekang asal Sulawesi Selatan.

Kemudian pada laga kedua, PS Bima Sakti imbang 1-1 dengan Persidago Kabupaten Gorontalo dan mereka kembali imbang dengan PSLS Lhokseumawe asal Aceh.