Pratama Arhan Belum Dapat Menit Bermain, PSIS Memahami Standar Tinggi Liga Jepang

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, memahami kenyataan Pratama Arhan belum mendapatkan kepercayaan mentas di klub anyarnya, Tokyo Verdy.

Yoyok Sukawi menuturkan bahwa Pratama Arhan masih membutuhkan waktu untuk proses adaptasinya di Tokyo Verdy.

Terlebih, Yoyok Sukawi menyadari bahwa kompetisi di Liga Jepang mempunyai standart yang lebih tinggi.

“Arhan masih butuh waktu adaptasi, standar di Jepang tinggi,” ucap Yoyok Sukawi kepada Bolasport.com soal alasan Arhan yang belum tampil di Tokyo Verdy.

Pratama Arhan memang harus meningkatkan keterampilannya jika menginginkan untuk mendapatkan menit bermain di Tokyo Verdy.

Hal tersebut sejalan dengan yang dikatakan oleh Yoyok Sukawi bahwa fisik Pratama Arhan masih perlu ditingkatkan demi mencapai standar Tokto Verdy.

Apalagi, Tokyo Verdy mempunyai dua pemain yang memiliki posisi serupa dengan Pratama Arhan. Mereka adalah Tatsuya Yamaguchi dan Yuta Narawa.

“Fisik Arhan masih digenjot supaya sesuai standar Tokyo Verdy. Setelah itu baru pendalaman taktikal,” ujar Yoyok Sukawi.

Yoyok Sukawi meyakini bahwa tidak masalah apabila Pratama Arhan belum bisa tampil bersama Tokyo Verdy.

Situasi tersebut menurut Yoyok Sukawi bisa dimanfaatkan oleh Pratama Arhan untuk menjadi pemain yang lebih bagus.

“Tidak ada masalah Arhan belum ditampilkan,” ujar Yoyok Sukawi.

“Justru ini saatnya Arhan belajar menjadi pemain top supaya bisa segera menembus skuad utama,” tutup Yoyok Sukawi.

Terlepas dari itu, Tokyo Verdy saat ini sudah melakoni delapan pertandingan di J2 League 2022.

Hasilnya, Tokyo Verdy sukses memetik lima kemenangan dan tiga kali imbang dari delapan laga yang sudah dijalani.

Keberhasilan tersebut mengantarkan Tokyo Verdy menempati urutan kedua di klasemen J2 League dengan raihan 18 poin.

Tokyo Verdy terpaut empat angka dari Yokohama FC yang menjadi pimpinan klasemen J2 League saat ini. (Abdul Rohman/Kompas).