Marc Klok Tak Sabar Mengenakan Jersey Timnas Indonesia

Pemain Persib Bandung, Marc Klok, merasa senang bisa mendapatkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan atau training camp timnas U23 Indonesia di Korea Selatan.

“Akhirnya setelah semua penantian dan proses ini. Saya selalu percaya dan menempatkan tujuan saya untuk menjadi pemain timnas (Indonesia),” ujar Marc Klok di akun Instagram pribadinya.

“Hari ini telah tiba untuk pemanggilan resmi saya dan saya tidak sabar untuk mengenakan jersey Garuda dan membuat bangga bangsa (Indonesia)!,” tutur Klok menambahkan.

Meskipun demikian, Marc Klok menyadari bahwa di balik pemanggilan ini terselip tanggung jawab besar yang bakal berada di pundaknya.

“Saya tahu bahwa saya memiliki tanggung jawab besar, dan saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan. Saya ingin memberikan 100 persen (tenaga) saya,” ujar dia.

“Selalu, Anda tahu, ketika Anda pergi ke sana, dengan seragam Garuda, Anda memiliki kesempatan untuk menghasilkan momen yang akan diingat orang selamanya,” kata Klok.

“Anda mewakili lebih dari 200 juta orang dan Anda adalah bagian dari impian banyak anak di Indonesia,” ujar Klok mengakhiri.

Seperti diketahui, Marc Klok merupakan satu dari 29 pemain timnas Indonesia yang dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan atau Training Camp di Korea Selatan.

Adapun pemusatan latihan tersebut dilakukan sebagai langkah persiapan timnas U23 Indonesia untuk melakoni pertandingan di perhelatan di SEA Games 2021.

Selain Marc Klok, ada tiga pemain senior lainnya yang dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan jelang SEA Games 2021. Mereka adalah Fachruddin Aryanto, Irfan Jaya, dan Ricky Kambuaya.

Pemain yang berkarier di luar negeri seperti Elkan Baggott, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Saddil Ramdani, dan Pratama Arhan, juga ikut dalam rombongan TC di Korea Selatan.

Namun, berdasarkan kabar terbaru, Saddil Ramdani kemungkinan besar tidak bisa memenuhi panggilan pelatih Shin Tae-yong karena terganjal restu klubnya, Sabah FC.

Saddil Ramdani mengutarakan manajemen klub tidak mengizinkan sang pemain pergi karena kompetisi Liga Malaysia baru saja dimulai dan tenaganya masih sangat dibutuhkan.