Persija Butuh Perombakan untuk Liga 1 Musim Depan, Mohamad Prapanca Beri Penjelasan

Persija Jakarta mengakhiri Liga 1 2021-2022 dengan raihan yang cukup mengecewakan setelah finis di peringkat kedelapan.

Persija yang menjuarai ajang pramusim Piala Menpora 2021, harus melupakan target finis di tiga besar dan harus puas jadi tim papan tengah.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa bukan hanya suporter yang kecewa, tapi juga bagi pemain dan manajemen.

Manajemen pun meminta maaf kepada The Jakmania atas raihan kurang bagus tim berjuluk Macan Kemayoran di Liga 1 2021-2022.

“Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika penampilan kami musim ini telah banyak mengecewakan kalian semua,” kata Mohamad Prapanca, dari laman resmi Persija.

Meski demikian, Liga 1 2021-2022 telah memberi pelajaran berharga bagi manajemen Persija untuk menyambut kompetisi musim depan.

Evaluasi secara menyeluruh telah dilakukan. Manajemen pun sadar bahwa Macan Kemayoran butuh perombakan besar untuk kembali bersaing di papan atas.

“Bagi saya pribadi maupun manajemen, perjalanan musim ini telah memberikan banyak pelajaran yang sangat berarti,” ujar Prapanca.

“Pelajaran yang membuat kami harus lebih serius dan detail dalam menyiapkan tim di musim depan,” ia menambahkan.

Langkah cepat pun ditempuh manajemen Persija. Tiga hari setelah Liga 1 2021-2022 berakhir, mengumumkan Firza Andika sebagai rekrutan baru untuk musim mendatang.

Kehadiran pemain berusia 22 tahun itu tentu akan menambah jumlah pemain muda yang dimiliki Persija yang memang salah satu hasil evaluasi tim untuk Liga 1 2022-2023.

“Musim ini beberapa hal positif telah dapat dilakukan, namun masih banyak hal lagi yang harus ditata ulang dan dibenahi,” ucap Prapanca.

“Evaluasi menyeluruh telah dilakukan, dan langkah-langkah konkret menuju perbaikan perlahan-lahan mulai dilaksanakan.”

“Perombakan menjadi sebuah keniscayaan dan darah-darah segar telah direkrut untuk memberi nuansa baru dalam menyambut musim yang akan datang,” ia menambahkan.