Miftah Anwar Sani Pamit ke Barito Putera, Bruno Matos Menyusul?

Bursa transfer tim Liga 1, Barito Putera mulai panas. Pemain yang pernah merumput di Liga Bosnia, Miftah Anwar Sani pamit, Bruno Matos menyusul?

Sebagaimana diketahui, Barito Putera merupakan tim medioker yang dipaksa bersusah payah untuk bertahan di Liga 1. Bahkan, laga penentuan degradasi atau bertahan di Liga 1, hasil baru diketahui di laga pekan terakhir.

Artinya, tim masih belum maksimal musim lalu. Manajemen berupaya untuk mengevaluasi, termasuk juga mencoret beberapa nama yang minim kontribusi.

Selain itu, ada juga beberapa nama pemain bagus yang langsung dilirik oleh klub lain di Liga 1. Salah satunya, Miftah Anwar Sani dan pemain asing kenamaan, Bruno Matos.

Nampak dalam unggahan di Instagram, Miftah Anwar Sani sudah mengucapkan terima kasih dan juga salam perpisahan kepada Barito Putera.

“Terima kasih Barito Putera, saya senang dan bangga bisa jadi bagian perjuangan di musim 21-22. Perjuangan yang fantastis, kerja keras dan doa,” tulis Miftah Anwar.

“Salam hormat dan cinta saya untuk segenap tim dan Bapak Hasnur, semoga kesuksesan dan keberhasilan senantiasa mengiringi Barito Putera,” lanjut Miftah.

Sebagai catatan, Miftah Anwar Sani ialah bek kiri berusia 26 tahun. Setidaknya, ia tampil menjadi starting line up Barito dalam 20 laga, dan empat kali menjadi pengganti.

Namun, ia beberapa kali absen lantaran dipanggil Timnas atau akumulasi kartu. Barito Putera sendiri memiliki opsi bek lain, yaitu Rifky Suryawan dan Saddam Hi Tenang.

Selain Miftah Anwar Sani, kabar yang tak kalah menggemparkan adalah peluang Bruno Matos hengkang dari Barito Putera.

Sebagaimana diketahui, Bruno Matos adalah pemain kunci yang menyelamatkan Barito Putera dari jurang degradasi Liga 1.

Bruno Matos memang baru datang di putaran kedua, tapi hanya mampu mencetak lima gol dan empat assist dari 15 penampilannya.

Catatan itu menjadi yang terbaik di Barito, sebab Rafael Silva, pemain yang sejatinya adalah striker Barito, hanya bisa membuat lima gol dan tiga assist saja di musim ini.

Catatan Bruno Matos yang impresif, tak pelak membuatnya menjadi buruan tim Liga 1. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah Barito Putera bisa mempertahankannya?

Jika melihat dari unggahan teranyar Bruno Matos di Instagram, ia menuliskan bahwa kontraknya di Barito Putera telah selesai.

“Hari ini kontrak saya berakhir dan terima kasih kepada Tuhan Yesus, Barito Putera untuk perhatian dan dukungannya kepada saya dan keluarga saya, keluarga Barito.”

“Sekarang saatnya istirahat dengan damai bersama Tuhan dan keluarga, dan bekerja keras. Terima kasih untuk segalanya,” ungkap Bruno Matos melalui Instagram.

Hal ini menyiratkan jika Bruno Matos sudah menyelesaikan tugasnya di Barito Putera, dan mungkin saja akan mencari tantangan lain, bersama klub lain di Liga 1 2022 nanti.

Walau beberapa pemain dikabarkan akan hengkang dari Barito Putera, ada beberapa nama yang dirumorkan tengah menjalin komunikasi dengan tim.

Di antara nama tersebut ada nama Gavin Kwan Adsit (Bali United), Kushedya Hari Yudo (Arema FC), Rizky Pellu (Bali United), Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya), dll.

CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, mengaku siap menatap Liga 1 2022-2023. Namun, ia tak ingin sendirian saat meracik klubnya.

“Saya pribadi ada rencana untuk musim depan. Namun, kami minta waktu untuk merencanakan terlebih dulu. Kami akan berkomunikasi terlebih dulu dengan pelatih, pemain dan manajemen,” tuntas politisi asal Kalimantan Selatan itu.