Ali Rifki Bantah Terpaksa jadi Manajer Arema FC usai Pengunduran Dirinya Ditolak

Pengunduran diri Ali Rifki sebagai manajer tim Arema FC ditolak oleh direksi dan presiden klub. Penolakan itu membuat Ali Rifki kembali menempati jabatannya di Arema FC.

Ali Rifki pun membantah jika kembalinya ke dalam tim Arema FC karena terpaksa. Ali Rifki menerima keputusan direksi dan presiden klub dengan hati terbuka.

Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tim berjuluk Singo Edan tersebut. Ia dan seluruh elemen tim Arema FC ibarat sebuah keluarga besar.

“Arema ini bagi saya sudah seperti keluarga sendiri. Ya, bisa dibilang hati saya tidak bisa berpisah dari Arema,” ucap Ali Rifki, dikutip dari laman klub.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengunduran dirinya pada beberapa waktu yang lalu karena merasa gagal membawa Arema FC menjadi juara Liga 1 2021-2022.

Tapi karena pengunduran dirinya ditolak, Ali Rifki menjadikan musim 2021-2022 sebagai pelajaran berharga untuk menatap musim depan.

Ali Rifki semakin bersemangat untuk ikut terlibat dalam menyusun langkah-langkah Arema untuk mengarungi Liga 1 2022-2023.

“Musim kompetisi Liga 1 2021 memberikan pelajaran berharga. Tidak hanya dari sisi tim, tapi juga dari sisi saya pribadi,” kata Ali Rifki.

“Sejujurnya ini (Jabatan manajer) menjadi pelecut semangat bagi saya untuk bersama-sama terlibat dalam menata langkah Arema FC dalam menyambut kompetisi musim depan,” ia menambahkan.

Namun demikian, Ali Rifki merasa bahwa manajemen tak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan dari para suporter, Aremania.

Ia optimistis Arema FC bisa meraih gelar juara di masa mendatang jika manajemen dan suporter dapat bekerja sama dan saling mendukung.

“Aremania ini adalah bagian dari keluarga besar Arema. Family goals yang kami targetkan yakni juara, Insyaallah dapat tercipta jika kami saling mendukung,” Ali Rifki menegaskan. (Skor.id)